Studi FedEx-JA: 99 Persen Anak Muda Indonesia Ingin Lebih Siap Kerja 27 Aug 2026 Cuaca Bandung 27 Agustus 2026, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Sejumlah Wilayah 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Studi FedEx-JA: 99 Persen Anak Muda Indonesia Ingin Lebih Siap Kerja 27 Aug 2026 Cuaca Bandung 27 Agustus 2026, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Sejumlah Wilayah 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026

Dapat Perkuat Ketahanan Kesehatan Global, Ravindra Dukung Amandemen IHR

Desi Rossilawati
Senin, 2 Desember 2024 | 19:51 WIB
Bagikan
Dapat Perkuat Ketahanan Kesehatan Global, Ravindra Dukung Amandemen IHR

VISI.NEWS | JAKARTA - Anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Ravindra Airlangga, mendukung amandemen Regulasi Kesehatan Internasional (IHR) untuk memperkuat persiapan dan respons terhadap pandemi di masa depan. Hal itu disampaikan dalam konferensi yang membahas arsitektur perawatan kesehatan kawasan Asia Pasifik.

"Kami berusaha untuk menyeimbangkan Regulasi Kesehatan Internasional dengan amandemen IHR. Ini termasuk perbaikan dalam penyampaian informasi yang lebih efektif," ujar Ravindra melalui keterangan yang diterima, Senin (02/12/2024).

Ravindra menilai, jika Indonesia dan negara-negara di Asia Pasifik dapat berbagi informasi dan data pengembangan vaksin berbasis mRNA, kawasan ini akan menjadi lebih mandiri dalam ketahanan kesehatan.

"Terutama melalui platform mRNA, dengan memetakan potensi virus, urutan genetiknya, beserta memantau bagaimana vaksin akan berkembang dan menyebar seiring waktu," tambah politisi dari Fraksi Partai Golkar ini.

Ia mendorong pengembangan kapasitas lokal dalam produksi vaksin mRNA di kawasan Asia Pasifik. Ravindra berharap hal ini akan memperkuat kapasitas regional untuk mengembangkan vaksin berbasis mRNA secara mandiri.

"Biopharma, seperti yang kita ketahui, telah disetujui oleh WHO sebagai penerima teknologi transfer mRNA. Ini dapat menjadikan Biopharma sebagai hub untuk vaksin berbasis mRNA," terangnya.

Ravindra juga menekankan bahwa keberhasilan respons terhadap pandemi tidak dapat dijalankan dalam kesendirian. Menurutnya, kawasan Asia Pasifik harus bertindak bersama untuk memastikan negara-negara dapat mempertahankan kapasitas keamanan kesehatan mereka.

"Misalnya melalui penilaian eksternal bersama. Kami juga percaya seharusnya ada pendanaan penyediaan pandemi secara bersama-sama. Jadi, ini juga penting untuk diperhatikan di kawasan Asia Pasifik," tutup Ravindra. @givary

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.