Dampak La Nina, Warga Sumedang Diminta Waspada Dan Berhati-hati
VISINEWS |BANDUNG - Kabupaten Sumedang merupakan daerah di Jawa Barat (Jabar) dengan faktor geografisnya menyimpan potensi bencana alam yang cukup tinggi, seperti fenomena La Nina.
Anggota DPRD Jabar asal Dapil Subang Majalengka Sumedang (SMS), Reynaldi mengatakan akibat potensi bencana tinggi serta intensitas hujan yang tinggi, terbukti setidaknya tercatat ada 8 kejadian banjir dan longsor di Sumedang.
"Curah hujan yang tinggi salah satu dampak dari fenomena La Nina yang melanda dunia, fenomena La Nina mengakibatkan curah hujan naik hingga terjadinya beberapa peristiwa bencana di sejumlah titik di Sumedang," katanya.
Seperti yang terjadi diwilayah Dusun Peusar RT 04 RW 05 Desa Baginda Kecamatan Sumedang Selatan, misalnya, beberapa waktu lalu terjadi peristiwa banjir disertai longsor, begitu pun disejumlah wilayah lainnya.
"Dusun Cieurih RT 02 RW 05 Desa Cipancar Kecamatan Sumedang Selatan, lokasi wisata River Inn Desa Citengah Kecamatan Sumedang Selatan juga terjadi banjir dan longsor," ujar Reynaldi.
Tidak hanya di dua wilayah tersebut, politisi Golkar ini juga mengungkapkan, di Dusun Ciawi RT 02 dan RT 04 RW 04 Desa Gunasari Kecamatan Sumedang Selatan, RT 01 RW 07 Kelurahan Regol Wetan Kecamatan Sumedang Selatan terdapat bencana yang sama.
"Selain itu, Dusun Cikalong Landeuh RT 01 dan 02 RW 01 Desa Banyuasih Kecamatan Tanjungkerta, dan Dusun Babakan Regol RT 01, 02, 03 RW 01 Desa Sukajaya Kecamatan Sumedang Selatan," ungkapnya.
Kepada VISINEWS, Reynaldi mengingatkan warga masyarakat di Kabupaten Sumedang agar terus waspada dan berhati-hati terhadap dakpak fenomena La Nina yang terjadi akhir-akhir ini.
"Untuk itu, saya mengingatkan masyarakat Sumedang untuk selalu waspada terhadap dampak fenomena La Nina ini," pungkasnya. @eko
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!