Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Dampak Cuaca Ekstem, Atap Ruang Kelas MTs di Sukabumi Ambruk

Desi Rossilawati
Sabtu, 24 Mei 2025 | 09:43 WIB
Bagikan
Dampak Cuaca Ekstem, Atap Ruang Kelas MTs di Sukabumi Ambruk
VISI.NEWS | SUKABUMI - Atap ruang kelas MTs Al-Idris, Kampung Cipetir RT 04/01, Desa Prianganjaya, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, ambruk pada Kamis (22/5/2025). Manajer Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna menuturkan peristiwa tersebut disebabkan cuaca ekstrem. Menurut dia, tidak ada korban dalam peristiwa tersebut, sebab insiden itu terjadi pada waktu malam, sekitar pukul 21.00 WIB. "Hujan yang turun dengan intensitas tinggi disertai angin menyebabkan atap ruang kelas sekolah tersebut ambruk. Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam kejadian itu," kata Daeng, Sabtu (24/5/2025). Adapun dampak dari kejadian tersebut, aktivitas belajar mengajar terganggu. "Anak sekolah tidak dapat melaksanakan belajar," imbuh Daeng. Daeng menuturkan Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Sukalarang sudah melaksanakan assesment ke lokasi kejadian bersama pemerintah kecamatan, pihak desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Adapun yang dibutuhkan saat ini yakni material bangunan. @andri

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.