Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Dalami Soal QRIS dan GPN, Puteri Komarudin Sebut Komisi XI DPR Bakal Panggil BI

Desi Rossilawati
Rabu, 23 April 2025 | 14:33 WIB
Bagikan
Dalami Soal QRIS dan GPN, Puteri Komarudin Sebut Komisi XI DPR Bakal Panggil BI
VISI.NEWS | JAKARTA - Komisi XI DPR RI menyatakan akan memanggil Bank Indonesia (BI) guna membahas lebih lanjut respons Amerika Serikat (AS) yang menyoroti sistem pembayaran nasional Indonesia, yakni QRIS dan GPN. Isu ini mencuat dalam konteks negosiasi tarif resiprokal antara kedua negara.
Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Golkar, Puteri Komarudin, menyatakan bahwa pandangan AS tersebut perlu dicermati lebih dalam agar bisa dipastikan dampaknya bagi ekonomi nasional.
“Nantinya akan kami dalami saat rapat bersama Bank Indonesia. Pandangan tersebut tentunya perlu dikaji lebih lanjut mengenai dampak dan manfaatnya,” ujar Puteri di Jakarta, Selasa (22/4/2025).
Puteri menekankan pentingnya Indonesia membangun kerja sama yang adil dan setara dengan bank sentral negara lain, khususnya dalam pengembangan sistem pembayaran lintas batas berbasis QRIS. Meski begitu, ia menegaskan bahwa kesiapan negara mitra juga harus menjadi perhatian. Sebelumnya, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah telah berkoordinasi dengan BI dan OJK menanggapi masukan dari AS terkait sistem pembayaran digital Indonesia. “Juga termasuk di dalamnya sektor keuangan. Kami sudah berkoordinasi dengan OJK dan Bank Indonesia, terutama terkait dengan payment yang diminta oleh pihak Amerika,” ungkap Airlangga dalam pernyataan resminya dikutip dari YouTube Perekonomian RI, Sabtu (19/4/2025). Selain QRIS dan GPN, Amerika juga menyoroti kebijakan ekonomi lainnya seperti sistem OSS untuk perizinan impor, insentif perpajakan dan kepabeanan, serta pengaturan kuota impor. @givary

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.