Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026

Dalam Akselerasi Vaksinasi, Kang DS, "Atasi Kendala di Lapangan! "

ED
Sabtu, 23 Oktober 2021 | 12:24 WIB
Bagikan
Dalam Akselerasi Vaksinasi, Kang DS, "Atasi Kendala di Lapangan! "

VISI.NEWS | SOREANG - Bupati Bandung HM Dadang Supriatna menginstruksikan para camat agar gencar mengakselerasi vaksinasi.

Intruksi itu dilontarkan bupati dalam upaya mencapai target vaksinasi 60% di seluruh kecamatan, pada akhir bulan Oktober ini.

"Saya minta tiap kecamatan, untuk bisa membuat jadwal langsung. Jadwal ini nanti harus disepakati oleh Dinas Kesehatan, para camat dan para kades. Dengan kerjasama berbagai pihak, saya optimis kita semua bisa mencapai angka yang sudah kita targetkan," ungkap bupati Dadang Supriatna saat ditemui di Rumah Jabatannya beberapa waktu lalu.

Selain meminta menggencarkan pelaksanaan vaksinasi, ia menyebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung telah menyiapkan beberapa fasilitas pendukung. Fasilitas tersebut antara lain penyediaan vaksin dan tenaga kesehatan (nakes).

"Untuk nakesnya kita sudah anggarkan, maka saya harap sudah tidak ada lagi kendala, entah itu kekurangan vaksin atau kekurangan nakes. Karena semuanya sudah kita sediakan, masyarakat hanya perlu mendaftarkan diri dan datang sesuai dengan jadwal yang ditentukan oleh panitia," ujarnya.

Sementara itu, bupati menilai pelaksanaan vaksinasi yang sudah dilakukan oleh Pemkab Bandung tidak luput dari berbagai kendala. Salah satunya keterbatasan akses transportasi yang terjadi di beberapa kecamatan, sehingga menyulitkan masyarakat untuk datang langsung ke lokasi vaksin.

"Kecamatan yang berada di daerah pegunungan, kadang terkendala oleh jarak tempuh. Ada beberapa wilayah yang tidak bisa dilalui oleh mobil, sehingga kita harus mempunyai strategi khusus untuk mengantisipasi itu. Apakah dengan vaksinasi jemput bola ke setiap rumah atau strategi lainnya yang harus kita pikirkan bersama," jelas orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu.

Tak hanya terkendala jarak, menurutnya masyarakat di daerah pegunungan banyak yang meminta jadwal pelaksanaan vaksinasi di siang hari. Hal itu mengingat banyak masyarakat petani yang bekerja sejak pagi hingga menjelang siang.

"Kadang-kadang mereka minta waktunya setelah ba'da dzuhur. Tentu akan kita fasilitasi pendistribusian vaksin dan nakesnya. Tapi saya minta masyarakatnya harus hadir semua, tidak ada alasan lain karena semuanya sudah kita siapkan," imbuhnya.

Pria yang akrab disapa Kang DS itu pun berharap, kendala yang terjadi tidak menyurutkan antusiasme masyarakat untuk segera mendapatkan vaksin. Kondisi covid-19 yang sudah melandai, dinilainya harus tetap diiringi oleh protokol kesehatan (prokes) yang ketat dan vaksinasi.

"Saya mohon kerja sama dari semuanya, pelaksanaan vaksin harus sukses. Kalau sukses, insya Allah kita juga akan hidup nyaman, aman dan kembali pada kehidupan normal," pungkasnya.@alfa

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.