IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Dahulukan Prestasi Bukan Prestise

ED
Minggu, 20 November 2022 | 05:14 WIB
Bagikan
Dahulukan Prestasi Bukan Prestise

Oleh Idat Mustari

PRESTASI dan prestise, dua kata yang sangat mirip jika diucapkan, tetapi dua makna yang berbeda. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), prestasi adalah hasil yang telah dicapai (dari yang telah dilakukan, dikerjakan, dan sebagainya. Sedangkan prestise adalah. wibawa (perbawa), kebanggan yang berkenaan dengan prestasi atau kemampuan seseorang.

Prestasi dan prestise adalah dua hal yang mungkin selalu hadir Bersama. Prestasi selalu terkait dengan prestise. Jadi tidak heran jika setiap orang berlomba-lomba untuk mencapai prestasi tertentu agar dapat prestise. Tetapi jika pencapaian prestasi hanya bertujuan semata-mata untuk prestise , ada kecendrungan cara yang dipilih bukanlah cara yang baik, cara instan, menghalalkan segala cara. Yang berprestasi pasti dapat prestise. Namun yang berprestise belum tentu berprestasi.

Kalau ada siswa/mahasiswa demi memperoleh nilai ujian bagus dengan cara mencontek, membeli soal ujian, maka siswa/mahasiswa tersebut sedang mengejar prestise bukan prestasi.

Kalau ada caleg bisa terpilih tanpa harus cape-cape terjun ke masyarakat cukup membayar oknum pemegang otoritas pengelola rekapitulasi perhitungan suara “menjaga” perhitungan suara di simpul-simpul perhitungan suara, maka caleg itu sedang mengejar prestise bukan prestasi.

Kalau ada daerah kota/kabupaten demi memperoleh penghargan Adipura sebagai kota/kabupaten yang bersih dan indah tetapi dengan cara manipulasi hanya demi pencitraan, maka daerah tersebut sedang mengejar prestise bukan prestasi.

Kalau ada bupati/walikota yang menyuap Auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) supaya mendapatkan predikat audit Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk laporan keuangan Pemerintah yang dipimpinnya kemudian tertangkap KPK atau belum tertangkap maka Bupati/Walikota itu sedang mendahukan prestise ketimbang prestasi.

Kalau ada daerah kabupaten/kota yang hanya mengejar emas dalam kompetisi Porprov (pekan olahraga propinsi) dengan cara membeli atlet dari luar dan sudah jadi, bukan pula hasil pembinaan asli daerahnya, maka daerah tersebut sedang mengejar prestise bukan prestasi

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.