Dadang Supriatna Resmikan Alun-alun Paseh, Ruang Terbuka Baru untuk Masyarakat Bandung
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Bandung Zeis Zultaqawa mengatakan peresmian penataan Alun-alun Paseh ini menggunakan anggaran tahun 2024 dengan nilai Rp 9 miliar.
"Penataan Alun-alun Paseh ini menjadi ruang terbuka publik bagi masyarakat," katanya.
Ia mengatakan lahan Alun-alun Paseh itu merupakan hibah dari Provinsi Jawa Barat pada tahun 2010. Selain di Paseh, juga ada di Kecamatan Nagreg, Arjasari, Cilengkrang, Rancaekek, Margaasih dan Cikancung.
"Itu rata-rata luasnya 1 hektare. Itu memang diperuntukkan untuk ruang terbuka hijau," kata Zeis.
Menurut Zeis, dengan pengadaan lahan pada tahun 2010, sehingga baru sekarang ini di Kecamatan Paseh bisa terealisasi pembangunan Alun-alun Paseh di kepemimpinan Bupati Bandung Dadang Supriatna.
"Ini bukti harapan bisa menjadi kenyataan. Setelah mendapat dukungan dari Pak Bupati dan DPRD Kabupaten Bandung," katanya.
Zeis menyebutkan di kawasan Alun-alun Paseh itu, ada tempat parkir, area bermain, area lapangan, futsal, dan tempat lainnya. Selain itu ada musola, toilet, dan fasilitas publik lainnya.
"Yang unik di Alun-alun Paseh ini ada lapangan mini soccer," katanya
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!