Cuaca Ekstrem Hari Ini, Ancam Hujan Petir dan Udara Tak Sehat
VISI.NEWS | BANDUNG - Kondisi cuaca di Bandung pada Minggu, 12 April 2026 menunjukkan pola yang dinamis dan berpotensi ekstrem di beberapa waktu. Meski pagi hari diawali dengan cuaca relatif bersahabat, masyarakat diminta waspada karena potensi badai petir dan kualitas udara yang memburuk akan menghantui hingga malam.
Pada pukul 08.00 WIB, dikutip dari accuweather.com, suhu udara tercatat sekitar 21°C dengan kondisi sebagian cerah. Suhu terasa sedikit lebih hangat dengan RealFeel mencapai 22°C. Angin bertiup lemah dari timur dengan kecepatan sekitar 7 km/jam, sementara kelembapan cukup tinggi di angka 89 persen. Jarak pandang masih aman di kisaran 8 kilometer, meski tutupan awan sudah mencapai 50 persen.
Memasuki siang hari, suhu diprediksi melonjak hingga 29°C dengan sensasi panas mencapai 34°C. Kondisi ini diperparah dengan indeks UV yang menyentuh level 7 atau kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif. Cuaca pun mulai berubah drastis, dengan potensi badai petir di beberapa wilayah dan peluang hujan mencapai 60 persen. Curah hujan diperkirakan mencapai 5,3 mm dalam durasi sekitar dua jam.
Sejak menjelang siang hingga sore, awan tebal mulai mendominasi langit. Pada pukul 13.00 hingga 14.00 WIB, peluang hujan meningkat tajam hingga hampir 50 persen. Suhu tetap berada di kisaran 28–29°C, namun kelembapan dan tutupan awan yang tinggi membuat udara terasa lebih pengap.
Puncak kondisi ekstrem diperkirakan terjadi pada sore hari sekitar pukul 15.00 hingga 16.00 WIB. Pada waktu ini, badai petir diprediksi melanda dengan probabilitas mencapai lebih dari 50 persen. Suhu mulai turun ke kisaran 26–27°C, namun kondisi cuaca justru semakin tidak bersahabat dengan potensi hujan lebat disertai kilat dan angin.
Tak hanya hujan, kualitas udara juga menjadi perhatian serius. Sejak pagi hingga malam hari, indeks kualitas udara berada pada kategori “tidak sehat†bahkan memburuk menjadi “buruk†pada sore hingga malam. Hal ini berpotensi berdampak pada kesehatan, terutama bagi anak-anak, lansia, dan penderita gangguan pernapasan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!