Cuaca Bandara di Indonesia Pagi Ini: Soekarno-Hatta Berkabut
VISI.NEWS — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis informasi cuaca bandara di Indonesia untuk periode hingga 12 jam ke depan pada Selasa, 8 September 2026. Informasi yang diperbarui pukul 05.30 WIB tersebut mencakup sejumlah bandar udara yang tersebar di berbagai provinsi, termasuk enam bandara di Jawa Barat.
Dalam informasi BMKG tersebut, kondisi cuaca di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, menjadi salah satu yang perlu diperhatikan pada pagi hari. Bandara dengan kode ICAO WIII itu dilaporkan mengalami kondisi udara kabur dengan jarak pandang sekitar 5 kilometer.
Angin di kawasan Soekarno-Hatta tercatat bertiup dari arah barat daya dengan kecepatan sekitar 3,7 kilometer per jam. Suhu udara pada saat pengamatan berada di angka 24 derajat Celsius.
Kondisi udara kabur dengan jarak pandang 5 kilometer menunjukkan adanya penurunan kejernihan atmosfer dibandingkan kondisi udara yang sangat jelas. Dalam konteks operasional penerbangan, informasi mengenai jarak pandang menjadi salah satu unsur penting yang terus dipantau karena berkaitan dengan keselamatan dan kelancaran aktivitas di bandara.
BMKG menyediakan informasi tersebut melalui layanan cuaca bandara untuk membantu masyarakat dan pihak terkait mengetahui kondisi meteorologi terkini di sekitar bandar udara. Data mencakup kondisi cuaca, jarak pandang, arah dan kecepatan angin, serta suhu udara.
Di Jawa Barat, BMKG mencatat terdapat enam bandara yang masuk dalam daftar pemantauan, yakni Atang Sendjaja di Bogor, Husein Sastranegara di Bandung, Suryadarma di Kalijati, Subang, Kertajati, Wiriadinata di Cibeureum, Tasikmalaya, serta Cakrabhuwana atau Penggung di Cirebon.
Keberadaan sejumlah bandara dalam pemantauan cuaca menjadi penting karena Jawa Barat merupakan salah satu wilayah dengan aktivitas penerbangan yang cukup beragam, mulai dari penerbangan komersial hingga aktivitas penerbangan lainnya.
Selain Jawa Barat, BMKG juga menampilkan kondisi cuaca bandara di berbagai wilayah Indonesia. Informasi tersebut mencakup bandar udara di Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!