CPA Australia: Usaha Kecil Indonesia Juara Pertumbuhan Bisnis di Asia Pasifik

ED
Sabtu, 9 April 2022 | 06:48 WIB
Bagikan
CPA Australia: Usaha Kecil Indonesia Juara Pertumbuhan Bisnis di Asia Pasifik

"Meskipun demikian, saya merasa bangga menyaksikan ketangguhan dan kelincahan dari usaha kecil di Indonesia. Temuan survei tidak hanya menunjukkan keahlian mereka dalam mempertahankan operasi bisnis, tetapi juga bertumbuh melalui penggunaan perdagangan elektronik. Program-program bantuan pemerintah seperti program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan Rumah BUMN tentunya turut membantu dalam hal ini," ungkapnya dalam rilis yang diterima VISI.NEWS, Sabtu (9/4/2022).

Semua kapabilitas ini diterjemahkan menjadi ekspektasi bisnis yang kuat pada tahun 2022. Delapan puluh tujuh persen responden memperkirakan bisnis mereka bertumbuh pada tahun ini, menjadikan Indonesia sebagai salah satu pasar yang paling optimis yang disurvei. Akibatnya, proporsi yang tinggi dimaksudkan untuk meningkatkan jumlah karyawan (51 persen).

Sembilan puluh satu persen responden Indonesia memperkirakan bahwa mereka pasti atau mungkin membutuhkan pembiayaan eksternal pada tahun 2022, inilah hasil tertinggi nomor dua. Enam puluh delapan persen akan mengupayakan pendanaan eksternal untuk pertumbuhan bisnis mereka. Namun, hanya seperempat responden yang memperkirakan bahwa mengakses keuangan akan menjadi mudah atau sangat mudah.

"Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan kontributor utama terhadap perekonomian dan penyerapan tenaga kerja kita. Lingkungan pembiayaan yang ramah akan memungkinkan mereka untuk terus berkembang. Menurut temuan survei tersebut, bank adalah sumber utama bagi keuangan mereka. Beberapa peraturan baru yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia seharusnya mendorong perbankan lokal untuk meningkatkan penyaluran pinjaman mereka kepada UMKM mulai bulan Juni pada tahun ini."

Sebagai langkah ke depan, Dr. Adi menyarankan agar usaha kecil Indonesia lebih fokus dalam melakukan inovasi untuk mempertahankan daya saing mereka di kawasan Asia Pasifik, karena niat mereka untuk berinovasi telah menurun sejak tahun 2019. "Meskipun banyak usaha kecil yang tumbuh, mereka perlu meningkatkan inovasi mereka, karena adanya permintaan pelanggan yang kuat terhadap produk atau pelayanan baru."

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.