Covid-19 Membaik, Saatnya Tumbuhkan Penerus Ulama
"Ilmu sing bener-bener diwarisno saking kanjeng nabi. Mula nabi dhawuh bilih ulama niku pewarise para nabi. Kanjeng nabi ninggal ora akeh. Ninggal cuma Qur'an karo hadist (ilmu yang benar-benar diwariskan kanjeng nabi. Makanya, kanjeng nabi menyampaikan kalau ulama itu pewarisnya para nabi. Kanjeng nabi meninggalkan (warisan ilmu) tidak banyak. Hanya Al-Qur'an dan hadist)," papar Taj Yasin.
Pandemi Covid-19 sekitar dua tahun ini, lanjutnya, telah banyak membawa korban jiwa. Termasuk para ulama. Tidak sedikit ulama yang meninggal dunia karena terjangkit virus corona. Saat ini, kondisi sudah mulai pulih. Maka, sekarang menjadi saat yang tepat untuk menumbuhkan generasi penerus ulama.
Taj Yasin tidak menginginkan ada lonjakan kasus Covid-19 lagi. Maka, dia mengingatkan supaya masyarakat, khususnya warga pondok pesantren tetap taat pada protokol kesehatan. Dia mengingatkan, meski sudah mendapatkan vaksin tidak berarti masyarakat sudah kebal Covid-19.
"Sebagai wakil gubernur, kula wajib ngelingke njenengan (sebagai wakil gubernur, saya wajib mengingatkan anda). Aja dikira kondisi wes aman saka covid (jangan dikira kondisi sudah aman dari Covid). Masker tetap dinggo (Masker tetap dipakai). Kudu tertib protokol kesehatan (Harus tertib protokol kesehatan)," pungkasnya. @Andi S
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!