Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Columbia University Hadapi Tekanan Usai Pemecatan Mahasiswa Pro-Palestina

Desi Rossilawati
Minggu, 16 Maret 2025 | 23:00 WIB
Bagikan
Columbia University Hadapi Tekanan Usai Pemecatan Mahasiswa Pro-Palestina
VISI.NEWS | AMERIKA SERIKAT - Columbia University menjatuhkan berbagai sanksi kepada mahasiswa dan alumni yang terlibat dalam aksi protes pro-Palestina di kampus. Keputusan ini menuai kritik, terutama setelah pemerintah Presiden Donald Trump membatalkan hibah federal sebesar 400 juta dolar AS dengan alasan Columbia dinilai gagal menangani antisemitisme. Presiden sementara Columbia, Katrina Armstrong, mengakui kekhawatiran pemerintah AS dan menyatakan bahwa pihak universitas sedang bekerja sama untuk mengatasi masalah tersebut. Aksi protes di kampus telah memicu ketegangan, termasuk tuduhan antisemitisme, Islamofobia, dan rasisme. Dalam pernyataan resminya, Columbia menyebutkan bahwa dewan peradilan universitas telah menjatuhkan hukuman mulai dari skorsing beberapa tahun, pencabutan gelar, hingga pengusiran kepada mahasiswa yang terlibat dalam pendudukan Hamilton Hall pada musim semi lalu. Meskipun begitu, universitas tidak mengungkapkan identitas maupun jumlah mahasiswa yang terkena sanksi. Serikat pekerja mahasiswa Columbia, UAW Lokal 2710, mengecam keputusan universitas tersebut. Mereka menyoroti kasus Grant Miner, seorang pemimpin serikat yang dipecat tepat sebelum negosiasi kontrak dengan universitas dimulai. Serikat pekerja menilai langkah ini sebagai bentuk pembatasan hak kebebasan berbicara. "Kita harus bersatu untuk memberi tahu Trump dan kawan-kawan miliardernya bahwa kita tidak akan membiarkan intimidasi dan kemunduran hak-hak sipil di negara ini," katanya. Columbia menjadi pusat gerakan protes anti-Israel di kampus-kampus AS sejak konflik Israel-Palestina semakin memanas pasca serangan Hamas pada 7 Oktober 2023. Demonstran menuntut agar dana abadi universitas tidak lagi diinvestasikan dalam kepentingan Israel serta mendesak AS menghentikan bantuan militernya ke negara tersebut. Grant Miner mengecam tindakan Columbia yang dianggapnya tunduk pada tekanan Trump demi mempertahankan dana hibah. Ia menegaskan bahwa universitas seharusnya melindungi kebebasan berekspresi mahasiswa, bukan mengorbankan mereka demi kepentingan finansial. "Saya tidak terkejut bahwa universitas memilih untuk mengorbankan mahasiswa dan pekerjanya demi uang hibah. Kita tahu persis berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk membeli moralitas Columbia," ujar Miner. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.