CoE MSME & Halal Tel-U dan RMI NU Kab. Bandung Perkuat Ekonomi Pesantren
VISI.NEWS | KAB. BANDUNG – Center of Excellence (CoE) Smart MSME & Halal Ecosystem Telkom University menggelar pertemuan dengan pengurus Rabithah Ma'ahid Islamiyah (RMI) PCNU Kabupaten Bandung, Rabu (12/3/2025), di Gedung TULT Telkom University. Pertemuan ini dihadiri oleh Ketua CoE Smart MSME & Halal, Dr. Endang Chumaidiyah, serta Ketua RMI NU Kabupaten Bandung, KH. Budi Faisal Fariz dari Pesantren Bustanul Wildan Cileunyi.
Dalam diskusi tersebut, CoE Smart MSME & Halal Telkom University berusaha menggali aspirasi dari 10 perwakilan pimpinan pondok pesantren yang hadir. Fokus utama pertemuan ini adalah mendukung kemandirian ekonomi pesantren dengan membangun ekosistem bisnis yang berkelanjutan.
Turut hadir dalam pertemuan ini beberapa akademisi dan pengurus CoE Halal, di antaranya Dr. Fardah, Dr. Imanuddin, Nuslih Jamiat, S.E., M.M., Bambang Melga, M.Sn., dan Sena. Dari pihak RMI NU Kabupaten Bandung, sebanyak 10 pengurus turut berpartisipasi dalam pembahasan program yang akan dijalankan.
Hadirnya CoE Smart MSME & Halal dalam dunia pesantren merupakan bentuk perhatian dan kepedulian akademisi terhadap penguatan ekonomi pesantren. Program ini menargetkan 400 pesantren di bawah naungan Nahdlatul Ulama Kabupaten Bandung untuk memperoleh pendampingan dalam berbagai aspek bisnis dan ekonomi.
Beberapa program yang akan dijalankan dalam kerja sama ini mencakup pelatihan manajemen bisnis, tata kelola SDM, pengelolaan lingkungan, pemanfaatan sumber daya ekonomi, serta penguatan budaya kewirausahaan di kalangan santri dan pesantren.
Dr. Endang Chumaidiyah menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi berbagai kebutuhan yang diusulkan oleh pesantren. Ia berharap kerja sama ini dapat memperkuat peran perguruan tinggi dalam memberikan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat.
"Ini tentunya bisa masuk di semua aspek tridarma perguruan tinggi, baik dalam penelitian maupun pengabdian masyarakat, dengan melibatkan semua personel pengurus CoE Smart MSME & Halal," ujar Dr. Endang.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!