Citumang, Surga Petualangan di Tengah Alam Pangandaran

ED
Rabu, 15 Oktober 2025 | 13:52 WIB
Bagikan
Citumang, Surga Petualangan di Tengah Alam Pangandaran

VISI.NEWS | PANGANDARAN - Di antara deretan wisata alam yang mempesona di Kabupaten Pangandaran, Citumang menempati posisi istimewa di hati para pencinta petualangan. Terletak di Desa Bojong, Kecamatan Parigi, kawasan ini menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan yang mencari kesejukan dan keseruan dalam satu paket lengkap. Hanya berjarak sekitar 15 kilometer dari pusat kota Pangandaran, Citumang menawarkan pengalaman body rafting yang tak sekadar menguji adrenalin, tapi juga memanjakan mata dan hati dengan keindahan alam yang masih sangat alami.

Rabu siang (15/10/2025), suasana di Citumang tampak hidup. Derai tawa para wisatawan berpadu dengan gemericik air sungai yang jernih. Di sela-sela kesibukannya mendampingi rombongan wisata, Rodiat (35), seorang tour guide sekaligus pemilik akun Tik Tok Fun Pangandaran, bercerita bahwa Citumang adalah surga bagi mereka yang mencintai suasana alam dan petualangan. “Disini banyak spot yang menarik, instagramable dan bersahabat. Ada batu-batu besar, akar pohon yang menjulur dari tebing, serta pepohonan langka yang menambah kesan magis,” ujarnya sambil tersenyum.

Sungai Citumang sendiri mengalir dengan tenang namun penuh daya tarik. Di musim kemarau, airnya sebening kaca, dan bahkan saat musim penghujan tiba, wisata ini tetap bisa dinikmati berkat sistem pemantauan debit air yang ketat. “Kami selalu mengutamakan keselamatan. Ada jalur evakuasi, pemandu lokal yang terlatih, dan informasi real-time tentang kondisi sungai,” tambah Rodiat.

Tak hanya sekadar berenang, di sini pengunjung bisa menikmati serangkaian air terjun kecil yang memecah keheningan hutan dengan suara gemuruhnya. Ada yang setinggi 3 meter, ada pula yang hanya 30 sentimeter, namun semuanya menghadirkan sensasi yang berbeda. Menyusuri sungai dengan pelampung sambil menatap tebing batu dan goa sepanjang 30 meter yang dihiasi stalaktit serta tetesan air jernih, menghadirkan pengalaman yang sulit dilupakan.

Dimas (24) dan Alvin (25) wisatawan dari Bandung menambahkan bahwa kini wisatawan tak perlu repot datang langsung untuk membeli tiket. “Pemesanan tiket Body Rafting Citumang bisa dilakukan secara online, harganya pun terjangkau,” katanya. Ada dua pilihan paket: tiket hemat seharga Rp70.000 per orang (minimal 10 orang) atau paket plus makan Rp85.000 per orang. Bagi rombongan kecil, pengunjung bisa menghubungi pihak pengelola untuk penyesuaian harga.

Citumang buka setiap hari pukul 07.00 hingga 16.30 WIB. Namun, bagi yang ingin menikmati sensasi maksimal, disarankan datang pagi-pagi. Udara masih sejuk, cahaya matahari menembus rimbunnya pepohonan, dan air terasa lebih hangat. “Menjelang sore, air memang mulai dingin, jadi waktu terbaik adalah antara jam delapan sampai dua belas siang,” imbuh Alfin.

Yang menarik, kata Desi (21) dan Nesa (19) juga wisatawan dari Bandung, aktivitas body rafting di Citumang tak hanya diperuntukkan bagi kalangan muda atau mereka yang berjiwa petualang. "Mulai dari anak usia dua tahun hingga lansia berusia tujuh puluh tahun pun bisa ikut. Bagi yang tak bisa berenang, tak perlu khawatir—semua peserta dilengkapi pelampung dan didampingi pemandu lokal yang ramah dan berpengalaman. Bahkan, untuk anak-anak disediakan ban khusus dengan pengawasan ekstra, " ungkap Desi.

Perjalanan body rafting, tambah Besar dimulai dari sekretariat, dilanjutkan berjalan kaki sekitar lima menit menuju titik awal. Setelah briefing dan doa bersama, peserta mulai menyusuri sungai sejauh 1,5 kilometer dengan durasi sekitar dua jam. "Di beberapa titik, ada permainan loncatan dari ketinggian 3 hingga 12 meter, serta ayunan tali yang menjadi favorit banyak pengunjung. Semua ini membuat pengalaman body rafting di Citumang terasa seperti petualangan di dunia fantasi yang nyata, " katanya.

Selain keseruan di air, fasilitas di Citumang terbilang lengkap. Mulai dari ruang ganti, warung makan, dry bag, hingga paket makan nasi liwet yang menggoda selera. Bahkan, ada terapi ikan di area tertentu untuk melepas lelah setelah berpetualang. Untuk wisatawan yang datang dengan bus besar, disediakan layanan shuttle menuju area wisata, lengkap dengan rest area yang nyaman.

Dengan tiket masuk yang terjangkau—Rp20.000 untuk hari biasa dan Rp25.000 untuk akhir pekan—Citumang bukan sekadar tempat wisata, melainkan juga ruang untuk menyatu dengan alam dan diri sendiri. Di sini, setiap percikan air, gemericik sungai, dan tawa para wisatawan menjadi harmoni yang menenangkan. Citumang bukan hanya tentang body rafting—ia adalah kisah tentang keindahan alam Pangandaran yang terus hidup dan dijaga oleh tangan-tangan ramah penduduk lokalnya.

@uli

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.