Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Chusnunia Chalim: Reformasi Regulasi Pariwisata Jadi Kunci Masa Depan Berkelanjutan

Desi Rossilawati
Selasa, 29 Juli 2025 | 17:40 WIB
Bagikan
Chusnunia Chalim: Reformasi Regulasi Pariwisata Jadi Kunci Masa Depan Berkelanjutan
VISI.NEWS | JAKARTA - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Chusnunia Chalim, menekankan pentingnya pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pariwisata sebagai langkah krusial menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi sektor pariwisata nasional. Dalam diskusi bertajuk 'Reformulasi Kebijakan Pariwisata untuk Masa Depan Berkelanjutan' di Kompleks Parlemen, Selasa (29/7/2025), Chusnunia menyebut regulasi baru dibutuhkan agar dapat menyesuaikan dengan dinamika industri pariwisata yang terus berkembang. “RUU ini kita buat karena tentunya adanya banyak perkembangan di bidang pariwisata. Membutuhkan aturan juga yang menyesuaikan dari perkembangan tersebut," ujar politikus PKB tersebut. Meski Indonesia dikenal memiliki kekayaan alam dan budaya dari Sabang sampai Merauke, Chusnunia menilai sektor pariwisata nasional masih tertinggal dibanding negara-negara tetangga seperti Thailand, Vietnam, dan Malaysia. Ia menyoroti rendahnya jumlah kunjungan wisatawan mancanegara sebagai bukti bahwa promosi dan strategi pemasaran pariwisata belum optimal. "Kalau tidak didukung dengan promosi atau pemasaran wisata yang tepat, bisa saja seperti ini yang kita dapatkan, kita masih perlu mengejar ketertinggalan kita," tambahnya. RUU ini, lanjut Chusnunia, juga mencakup isu-isu penting seperti pemanfaatan teknologi informasi, pengembangan daya tarik wisata, serta penyediaan infrastruktur pariwisata. Di samping itu, pemberdayaan masyarakat lokal dan aspek keamanan wisatawan juga menjadi bagian dari pembahasan. Ia juga menyoroti pentingnya penguatan kelembagaan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pariwisata, mencontohkan negara seperti Jepang dan Korea yang memiliki badan pariwisata tersendiri. “Pembahasan juga fokus pada pendidikan untuk menghasilkan tenaga atau sumber daya manusia berkualitas di bidang pariwisata,” ucapnya. Tidak hanya itu, diplomasi budaya pun masuk dalam substansi RUU. “Isu ini menjadi salah satu poin tersendiri yang dinamis dibahas, dengan harapan lebih banyak pada diplomasi budaya,” pungkas Chusnunia. @givary

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.