Cecep Suhendar: 'Ngamumule' Seni dan Budaya Tugas Kita Bersama
Cecep juga turut mengapresiasi budayawan yang ada di Desa Tegalsumedang. "Ini salah satu contohnya, budayawan kuda renggong Jaka, yang terkenal di Jawa Barat, bahkan di tingkah nasional. Itu asalnya dari Desa Tegalsumedang. Sehingga saya menggelar seni budaya di Desa Tegalsumedang ini, supaya para tokoh kembali melirik. Bahwa Desa Tegalsumedang ini menghasilkan seniman-seniman berprestasi. Seniman-seniman yang harus kita bina, dan seniman-seniman yang harus kita berdayakan," tuturnya.
Menurutnya, tidak hanya senimannya, tidak hanya budayawannya, tetapi kehidupan ekonomi masyarakatnya harus seiring dan terbangun.
"Untuk menuju masyarakat kita yang sejahtera," harapnya.
Cecep mengungkapkan pagelaran seni budaya ini, ditutup dengan pagelaran wayang dakwah. "Ini mengingat karakteristik masyarakat Desa Tegalsumedang adalah masyarakat yang senang hadir dalam pengajian rutin di wilayah tersebut. Hal itu bahkan kolaborasi antara agama dan budaya. Pagelaran dakwah yang diinovasi dengan wayang golek. Perpaduan ini wajib kita tonton," jelasnya.
Cecep mengungkapkan pesta demokrasi atau Pemilu yang puncaknya pada 14 Februari 2024 yang bertepatan dengan hari kasih sayang.
"Semua harus menjaga kondusivitas. Semua bisa datang ke TPS, untuk menggunakan hak suaranya. Saya ucapkan terima kasih kepada masyarakat yang selama ini mendorong, mendukung dan mencoblos Cecep Suhendar. Nomor 1 Caleg DPRD Kabupaten Bandung dari Partai Golkar," katanya.
@kos
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!