Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Cat Tembok Cepat Mengelupas? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Desi Rossilawati
Minggu, 9 Maret 2025 | 00:45 WIB
Bagikan
Cat Tembok Cepat Mengelupas? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya
VISI.NEWS | BANDUNG - Mengecat ulang dinding rumah dengan warna favorit tentu bisa memberikan suasana baru yang segar. Namun, sering kali dalam waktu singkat, cat mulai mengelupas dan muncul bercak-bercak lembap yang mengganggu. Selain merusak tampilan, kondisi ini juga berpotensi menumbuhkan jamur dan bakteri yang berbahaya bagi kesehatan. Jika dibiarkan, kelembapan pada dinding bahkan bisa menyebabkan kerusakan struktural pada bangunan. Lalu, apa penyebab utama tembok menjadi lembap dan cat mengelupas? Adakah cara untuk mencegah dan mengatasinya tanpa harus terus-menerus mengecat ulang? Beruntung, ada beberapa langkah efektif yang bisa dilakukan untuk menjaga dinding tetap kering dan mempertahankan keindahan cat lebih lama.

Penyebab Dinding Lembap dan Cat Mengelupas

Fenomena tembok lembap dan cat yang mengelupas sering ditemukan di banyak bangunan, baik rumah tinggal maupun gedung perkantoran. Salah satu contohnya adalah sebuah rumah di Jakarta Selatan yang mengalami kerusakan parah pada cat tembok akibat kelembapan berlebih, terutama saat musim hujan. Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan beberapa faktor utama yang memicu kondisi ini, antara lain: 1. Kondensasi Udara hangat di dalam ruangan yang bertemu dengan dinding lebih dingin bisa menyebabkan terbentuknya embun. Jika terus-menerus terjadi, embun ini akan berubah menjadi air dan membuat dinding lembap, sehingga cat mulai mengelupas dan jamur tumbuh. 2. Kebocoran Pipa Air Kebocoran kecil pada pipa bisa menyebabkan air merembes ke dalam dinding, meningkatkan kelembapan dan mempercepat rusaknya cat tembok. 3. Retak pada Dinding Celah kecil akibat retakan dinding bisa menjadi jalur masuk air, yang kemudian terperangkap di dalam struktur dinding dan menyebabkan bercak lembap. 4. Perubahan Suhu Ekstrem Perubahan suhu yang drastis bisa membuat cat kehilangan daya rekatnya, sehingga lebih mudah mengelupas.

Cara Mengatasi Tembok Lembap dan Cat Mengelupas

Jika menghadapi masalah ini, jangan khawatir! Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasinya: 1. Meningkatkan Sirkulasi Udara Membuka jendela secara rutin bisa membantu mengurangi kelembapan dan mencegah embun terperangkap di dalam ruangan. 2. Menggunakan Dehumidifier Alat ini dapat membantu menyerap kelembapan berlebih, terutama di ruangan yang minim ventilasi atau sering terkena air hujan. 3. Menggunakan Cairan Anti-Jamur Jika dinding sudah berjamur, cairan anti-jamur bisa digunakan untuk membasminya. Pastikan dinding benar-benar kering sebelum menyemprotkan cairan ini agar jamur tidak kembali. 4. Menambal dan Mengecat Ulang Jika cat sudah banyak yang mengelupas, langkah terbaik adalah menambal dan mengecat ulang dinding dengan cara berikut:
  • Campurkan air dan cuka dengan perbandingan 1:1 (atau 5:1 jika jamur tidak terlalu parah).
  • Semprotkan larutan ini ke bagian dinding yang lembap.
  • Kerok cat yang mengelupas dan haluskan dengan amplas.
  • Gunakan semen putih untuk menutup retakan, lalu biarkan hingga kering.
  • Setelah kering, amplas kembali agar permukaannya rata.
  • Lapisi dinding dengan cat waterproof sebelum mengecat ulang.
5. Melakukan Perawatan Rutin Setelah melakukan perbaikan, penting untuk menjaga dinding tetap kering dengan langkah-langkah berikut:
  • Rutin memeriksa tanda-tanda kelembapan atau jamur.
  • Membersihkan dinding dari debu dan kotoran secara berkala.
  • Menjaga sirkulasi udara dengan sering membuka jendela.
  • Menggunakan dehumidifier jika diperlukan untuk mengontrol kelembapan.
Dengan menerapkan cara-cara di atas, dinding rumah bisa tetap kering, bebas jamur, dan cat pun lebih awet tanpa harus sering-sering mengecat ulang! @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.