Cara Mengenali Tabung Gas Asli dan Ciri-Ciri Elpiji Oplosan yang Harus Diketahui

Desi Rossilawati
Jumat, 22 November 2024 | 07:00 WIB
Bagikan
Cara Mengenali Tabung Gas Asli dan Ciri-Ciri Elpiji Oplosan yang Harus Diketahui
VISI.NEWS | JAKARTA - Tabung elpiji yang berisi gas oplosan dapat membahayakan masyarakat dan merugikan negara. Gas oplosan dibuat dengan mencampurkan cairan lain ke dalam tabung gas, sehingga gas yang ada tidak sesuai dengan takaran yang seharusnya. Tabung elpiji oplosan berpotensi menipu konsumen dan merusak peralatan masak karena segelnya yang tidak sempurna. Selain itu, penampilan tabung elpiji oplosan sangat mirip dengan tabung asli, sehingga sulit membedakan keduanya.
  • Cara Mengecek Tabung Elpiji Asli
Menurut Heppy Wulansari, Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, perusahaan telah menambahkan fitur pengamanan pada segel tabung elpiji, seperti barcode dan segel hologram Optical Color Switch (OCS) untuk memastikan keaslian produk. Segel hologram ini dapat berubah warna saat dilihat dari sudut berbeda, yang memberikan lapisan perlindungan ekstra terhadap pemalsuan. Setiap tabung elpiji juga dilengkapi dengan QR code pada tutupnya yang dapat dipindai menggunakan aplikasi ponsel untuk memastikan tabung tersebut berasal dari agen resmi Pertamina. Heppy menjelaskan bahwa teknologi holografik OCS telah diterapkan sejak 2017 dan QR code sejak 2022, untuk memudahkan konsumen dan pengecer memastikan keaslian tabung gas yang dijual. Semua tabung elpiji Bright Gas, baik yang 5,5 kg maupun 12 kg, dilengkapi dengan fitur ini.
  • Ciri-Ciri Tabung Elpiji Oplosan
Masyarakat juga perlu mengenali ciri-ciri tabung elpiji oplosan agar bisa menghindari penggunaan tabung yang merugikan. Berikut ciri-ciri yang perlu diperhatikan:
  1. Kondisi Tabung Rusak: Tabung elpiji asli biasanya terlihat mulus meski kotor, dengan segel yang rapat dan karet yang tebal. Tabung elpiji oplosan sering kali memiliki tanda-tanda kerusakan seperti karat, bocor, atau penyok.
  2. Tidak Ada Kode SNI: Tabung elpiji asli dari Pertamina memiliki kode produksi, nomor seri, dan tanda SNI yang sah. Jika tidak ada, kemungkinan itu elpiji oplosan.
  3. Berat Tidak Sesuai: Tabung gas yang terlalu ringan mungkin berisi gas yang lebih sedikit dari seharusnya. Tabung gas 3 kg seharusnya memiliki berat total sekitar 8 kg, sedangkan tabung 12 kg berwarna biru beratnya sekitar 27 kg.
  4. Gas Cepat Habis: Gas pada tabung oplosan bisa cepat habis meskipun tidak sering digunakan.
  5. Harga Murah: Elpiji yang dijual dengan harga terlalu murah bisa jadi palsu atau oplosan. Harga elpiji 3 kg biasanya disubsidi, sedangkan 12 kg dijual dengan harga normal.
Ciri-Ciri Elpiji Oplosan Saat Digunakan Pakar bahan bakar dari ITB, Tri Yuswidjajanto, menyarankan beberapa cara untuk mengenali tabung elpiji oplosan saat digunakan:
  1. Nyala Api Merah dan Kecil: Jika api yang keluar dari kompor berwarna merah dan kecil, tapi tabung terasa berat seperti masih penuh, itu bisa tanda tabung mengandung gas oplosan.
  2. Gas Tidak Berwarna Biru: Meskipun tabung terasa berat, api sering kali tidak berwarna biru, menandakan gas yang keluar tidak murni.
  3. Percikan Air: Jika pentil tabung ditusuk dan menyembur air, itu juga tanda gas telah dicampur dengan air.
  4. Air Keluar dari Pentil: Ketika tabung dibalik dan pentil ditusuk, air, bukan gas, bisa keluar.
Menurut Tri, meskipun tabung elpiji oplosan terlihat seberat tabung asli, gas yang ada di dalamnya jauh lebih sedikit. Tabung ini dijual dengan harga yang sama dengan yang asli, meskipun isinya tidak sesuai. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.