Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Cara Aman Membuang Minyak Jelantah agar Tidak Merusak Lingkungan

Desi Rossilawati
Rabu, 26 Februari 2025 | 01:55 WIB
Bagikan
Cara Aman Membuang Minyak Jelantah agar Tidak Merusak Lingkungan
VISI.NEWS | BANDUNG - Minyak goreng merupakan bahan pokok dalam memasak, tidak hanya digunakan untuk menggoreng tetapi juga dalam pembuatan kue dan merebus makanan. Namun, banyak orang masih terbiasa membuang minyak bekas langsung ke saluran air seperti wastafel atau tempat cuci piring karena dianggap praktis. Padahal, kebiasaan ini bisa menimbulkan dampak buruk, seperti penyumbatan saluran air dan pencemaran lingkungan. Berikut beberapa cara tepat membuang minyak jelantah agar lebih aman dan ramah lingkungan:

1. Jangan Membuang Minyak ke Saluran Air

Minyak bekas yang dibuang ke wastafel atau saluran pembuangan dapat membeku dan menumpuk, sehingga menyebabkan penyumbatan. Endapan minyak ini juga dapat mencemari sumber air dan membahayakan ekosistem.

2. Bekukan Minyak Sebelum Dibuang

Salah satu cara aman membuang minyak adalah dengan membekukannya terlebih dahulu. Setelah dingin, tuangkan minyak ke dalam wadah, lalu simpan di freezer hingga mengeras. Minyak beku ini kemudian bisa dibuang ke tempat sampah tanpa risiko menyumbat saluran air.

3. Gunakan Tepung untuk Membersihkan Minyak

Cara lain untuk mengelola minyak jelantah adalah dengan mencampurnya dengan tepung. Tepung terigu, tapioka, atau maizena dapat mengikat partikel sisa makanan dalam minyak. Caranya, campurkan larutan tepung dan air ke dalam minyak hangat, aduk hingga campuran mengeras, lalu saring minyak agar lebih bersih dan bisa digunakan kembali.

4. Jual Minyak Jelantah ke Pertamina

Tahukah Anda bahwa minyak jelantah bisa dijual kembali? Melalui program Green Movement dari Pertamina, masyarakat dapat menjual minyak bekas seharga Rp6.000 per liter, asalkan minyak dalam kondisi bersih dan bebas dari sisa makanan. Minyak jelantah ini dapat dikumpulkan di UCOllect Box yang tersedia di beberapa SPBU Pertamina dan rumah sakit IHC. Dengan menerapkan cara-cara di atas, kita tidak hanya menjaga kebersihan rumah tetapi juga ikut serta dalam menjaga kelestarian lingkungan. Jadi, mulai sekarang, buang minyak jelantah dengan cara yang benar! @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.