Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026

"Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026

ED
PN
Rabu, 5 Agustus 2026 | 13:26 WIB
Bagikan
"Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026

Lagu terbaru bertajuk "Cahaya Hati" yang dibawakan oleh Raisa. /visi.news/ist

VISI.NEWS – Lagu terbaru bertajuk "Cahaya Hati" resmi diperkenalkan kepada publik untuk pertama kalinya dalam sesi latihan musik terbuka Pagelaran Sabang Merauke – Hanya Indonesia yang Punya: Hikayat Srikandi Nusantara di Grand Ballroom Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Selasa (4/8/2026). Lagu yang dipersembahkan iForte dan Protelindo Group tersebut dibawakan langsung oleh Raisa, yang juga akan memerankan tokoh Srikandi dalam pertunjukan kolosal yang digelar pada 21–23 Agustus 2026 di Indonesia Arena, Jakarta.

Peluncuran "Cahaya Hati" menjadi salah satu penanda bahwa seluruh proses kreatif pagelaran telah memasuki tahap akhir. Dalam kesempatan itu, media juga diperlihatkan gambaran utuh konsep musikal yang akan mengiringi perjalanan cerita Hikayat Srikandi Nusantara, mulai dari aransemen orkestra, paduan suara kelas dunia hingga kolaborasi dengan 50 alat musik tradisional Indonesia.

Latihan musik tersebut melibatkan sejumlah musisi dan penyanyi ternama seperti Raisa, Yura Yunita, PADI Reborn, Eross Candra, Joey Penny, Yuyun Arfah, Mirabeth Sonia, Christine Tambunan, Alicia Hartono, Galabby, serta ratusan musisi dan anggota paduan suara.

Di bawah arahan Komposer sekaligus Pengarah Musik Elwin Hendrijanto dan Konduktor Avip Priatna, seluruh elemen musik dipadukan menjadi satu kesatuan yang memadukan pop, orkestra, paduan suara, dan instrumen tradisional Nusantara untuk menghidupkan kisah kepahlawanan Srikandi.

Presiden Direktur dan CEO iForte & Protelindo Group, F. Aming Santoso, dalam keterangan tertulis kepada VISI.NEWS, Rabu (5/8/2026), mengatakan musik menjadi elemen penting dalam membangun pengalaman emosional yang ingin disampaikan melalui Pagelaran Sabang Merauke.

Menurutnya, setiap tahun kualitas musikal dalam pertunjukan tersebut terus berkembang dan menjadi ruang kolaborasi bagi para seniman Indonesia.

"Musik memiliki kemampuan menyampaikan emosi bahkan sebelum sebuah dialog dimulai. Karena itu, setiap tahun kualitas musikal Pagelaran Sabang Merauke semakin kreatif, kaya, dan menjadi ajang kolaborasi bagi para seniman serta pelaku industri kreatif. Tahun ini, iForte dan Protelindo Group mempersembahkan lagu baru 'Cahaya Hati' yang akan memperkuat cerita dalam Hikayat Srikandi Nusantara," ujarnya.

Produksi Pagelaran Sabang Merauke tahun ini menjadi salah satu pertunjukan seni terbesar di Indonesia dengan melibatkan sekitar 1.700 orang.

Sebanyak 387 penari dari berbagai daerah di Indonesia akan membawakan 104 koreografi hasil karya 11 tim koreografer. Pertunjukan juga didukung 15 penyanyi nasional, satu grup band, pemain musik tradisional yang memainkan 50 alat musik Nusantara, 119 anggota paduan suara kelas dunia, serta 60 musisi orkestra yang akan membawakan 28 lagu daerah dan lagu nasional.

Dari sisi artistik, produksi ini turut melibatkan sanggar busana dari berbagai daerah bersama 16 desainer Indonesia yang merancang lebih dari 1.500 kostum tradisional, etnik, dan kontemporer.

Angkat Semangat Srikandi Nusantara

Vice President Director & Deputy CEO iForte, Silvi Liswanda, yang juga menjadi penulis lirik "Cahaya Hati", menjelaskan lagu tersebut lahir dari semangat menerjemahkan nilai-nilai utama dalam Hikayat Srikandi Nusantara ke dalam karya yang dapat dinikmati masyarakat luas.

Menurutnya, lagu itu mengangkat pesan tentang keberanian, keteguhan hati, cinta, pengorbanan, harapan, dan semangat kolaborasi yang tercermin dalam sosok para Srikandi Nusantara.

"Lagu ini lahir dari semangat keberanian, keteguhan hati, cinta dan pengorbanan, harapan, serta sinergi. Harapannya, siapa pun dapat menikmati lagu ini sebagai karya yang menyemangati dan menginspirasi," katanya.

Komposisi musik "Cahaya Hati" digarap oleh Eross Candra yang memadukan karakter musik populer dengan nuansa khas Nusantara. Ia mengungkapkan proses penciptaan lagu dilakukan secara paralel dengan pengembangan alur cerita pertunjukan sehingga musik berkembang mengikuti perjalanan karakter.

"Tantangan terbesar adalah membuat lagu yang mampu berdiri sendiri sebagai karya musik, tetapi tetap memiliki ruang untuk berkembang mengikuti dinamika cerita di atas panggung," ujar Eross.

Konsep tersebut kemudian dikembangkan lebih jauh oleh Elwin Hendrijanto melalui aransemen yang menggabungkan kekuatan orkestra, musik pop, paduan suara, dan alat musik tradisional Indonesia sehingga setiap babak dalam Hikayat Srikandi Nusantara memiliki identitas musikal yang kuat.

Selain "Cahaya Hati", pertunjukan juga akan menghadirkan sejumlah lagu lain seperti "Inspirasi Diri & Lantunan Satu Bangsa", "Maha Dewi", serta sejumlah lagu populer bernuansa Nusantara yang telah diaransemen ulang sesuai konsep pertunjukan.

Bagi Raisa, membawakan "Cahaya Hati" di hadapan publik menjadi pengalaman yang berbeda karena lagu tersebut tidak hanya ditampilkan sebagai karya musik, tetapi juga menjadi bagian dari karakter Srikandi yang diperankannya.

"Hari ini menjadi momen pertama aku membawakan Cahaya Hati di depan publik. Saat rekaman aku masih membayangkan karakter Srikandi, tetapi setelah menjalani latihan di Yogyakarta dan membawakannya secara langsung, rasanya sangat berbeda. Aku merasa lagu ini memang menjadi inti dari sosok Srikandi yang membagikan semangat kepada pasukannya maupun kepada para penonton," ungkap Raisa.

Pada kesempatan yang sama, personel PADI Reborn, Piyu dan Yoyo, juga mengaku terkesan mendengar lagu-lagu PADI diaransemen ulang dalam format musikal yang memadukan orkestra dan alat musik tradisional.

Menurut mereka, pendekatan tersebut menghadirkan dimensi baru terhadap lagu-lagu yang selama ini telah dikenal masyarakat dan menjadi salah satu daya tarik dalam Pagelaran Sabang Merauke – Hanya Indonesia yang Punya: Hikayat Srikandi Nusantara.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.