Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Bus Jalan Sendiri saat Ngetem di Sukabumi, Sopir jadi Korban

Desi Rossilawati
Senin, 9 Juni 2025 | 21:29 WIB
Bagikan
Bus Jalan Sendiri saat Ngetem di Sukabumi, Sopir jadi Korban
VISI.NEWS | SUKABUMI - Kecelakaan tunggal menewaskan seorang sopir bus terjadi di daerah Pudunan Asem, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Senin (8/6/2025) sekitar pukul 00.45 WIB. korban dalam kejadian ini bernama Sukanta Wijaya (58) warga Panaragan, Kota Bogor. Insiden ini terjadi ketika bus MGI jurusan Palabuhanratu-Bogor bernomor polisi F 7524 QA sedang ngetem di pos keberangkatan. Kondisinya saat itu bus ditinggal oleh sopir dan kernetnya dengan keadaan mesin menyala. Tiba-tiba saja bus melaju tak terkendali sebab jalan di sekitar lokasi itu menurun. Sontak, Sukanta dan kernetnya bergegas mencoba menghentikan laju bus dengan mengganjal ban menggunakan batu. Namun yang terjadi bus malah menghantam Sukanta hingga mengalami luka parah. Bus dapat berhenti setelah setelah menabrak warung dan pohon di sisi kanan jalan. Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, Ipda Wangsit Edhi Wibowo membenarkan kejadian tersebut. "Kecelakaan lalu lintas tersebut bermula ketika bus pada saat sedang mengetem atau berhenti dengan keadaan mesin menyala kemudian diganjel menggunakan batu, lalu pengemudi kendaraan tersebut turun lalu bus melaju dan menabrak pohon yang berada di sebelah kanan jalan," ujarnya. Akibat kejadian itu sopir meninggal dunia saat menjalani penanganan medis di RSUD Palabuhanratu. "Setelah mendapat penanganan medis, barusan dari pihak MGI memberi informasi bahwa sopirnya meninggal dunia," pungkas Wangsit. @andri

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.