Bupati Sidoarjo Lanjutkan Proyek Betonisasi Di Kawasan Rawan Bencana Tanggulangin
VISI.NEWS | SIDOARJO - Sabtu, (16/3/2024). Tahun 2024 ini, jalan Desa Banjarasri Kecamatan Tanggulangin kembali dibeton. Terakhir kali, betonisasi dilakukan di tahun 2020 lalu. Desa Banjarsari menjadi daerah rawan bencana banjir. Bisa dikata, banjir musiman selalu terjadi setiap tahunnya. Genangan air hujan meluber kemana-mana. Masuk rumah warga dan menggenangi jalanan. Kerusakan jalan bisa dipastikan terjadi.
Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali mengatakan betonisasi menjadi rencana pembangunan berdampak jangka panjang dibanding dengan jalan aspal. Menurutnya betonisasi jalan menjadi solusi akan kondisi jalan rusak di Sidoarjo yang sering terjadi disaat musim penghujan. Apalagi di wilayah yang menjadi langganan banjir. Seperti di tiga desa di Tanggulangin yakni Desa Kedungbanteng, Desa Banjarasri dan Desa Banjarpanji.
"Betonisasi merupakan pilihan yang harus dilakukan mengingat kondisi jalan di Sidoarjo yang sering rusak saat musim hujan. Disamping itu dengan jalan beton akan meminimalisir biaya pemeliharaan," ucapnya.
Bupati yang akrab dipanggil Gus Muhdlor itu mengatakan jalan beton memiliki daya tahan jalan yang cukup lama. Tebalnya cukup tinggi bisa mencapai 30 cm. Dengan perawatan yang tepat umurnya bisa mencapai 20 tahun.
"Pembangunan jalan beton di daerah rawan bencana banjir seperti di Desa Banjarasri Tanggulangin ini cukup efektif mengatasi persoalan jalan rusak sekaligus genangan air karena terdapat peninggian jalan saat dibangun jalan beton," ucapnya.
Sementara itu Sekretaris Desa Banjarasri Saifulloh mengutarakan rencana betonisasi jalan di desanya sudah diketahuinya awal Januari lalu. Ia mengetahui saat Dinas PU Bina Marga dan SDA Sidoarjo melakukan survei jalan. Kabar tersebut disambut Pemdes Banjarasri dengan gembira. Pasalnya betonisasi jalan desanya juga menjadi harapan seluruh warga Desa Banjarasri.
"Dalam Musrembang kecamatan tahun kemarin, kami juga memasukkan rencana betonisasi jalan ini di SIPD, alhamdulillah usulan kami ditanggapi," ucap Saifullah.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!