Bupati DS Targetkan 600 Pontren di Kab.Bandung Melaksanakan Program "One Pesantren One Paranje"
"Tahun ini fokus di 100 pesantren dan tahun depan 100 persen. Insya allah lima tahun ke depan bisa mencapai 600 pesantren, semua pesantren ada vocasional yang pada akhirnya mencetak enterpreuner santriwan dan santriwati yang sukses dan berakhlakul karimah," tuturnya.
Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna, mengatakan, bahwa pihaknya turut membantu Pesantren Al Mutaqqin tersebut senilai Rp 250 juta, yang saat ini sedang dalam proses pembangunan.
"Ini tempat dakwah dan tempat ibadah semuanya, diharapkan bisa menghasilkan manusia-manusia berkualitas," harapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kang DS turut mensosialisasikan 13 program prioritas untuk pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Bandung, di antaranya ada 3 program unggulan.
"Pertama, yang saat ini sedang berjalan memberikan insentif kepada guru ngaji se-Kabupaten Bandung. Hampir Rp 109 miliar per tahun anggarannya untuk 17.000 guru ngaji," katanya.
Menurutnya, memberikan insentif kepada guru ngaji itu sebagai bentuk perhatian dirinya. Bahkan program guru ngaji menjadi perhatian Bupati Bandung, karena program ini berkaitan dengan cita-citanya saat ia masih menjabat sebagai Kepala Desa Tegalluar.
"Saat ini para guru ngaji diberikan insentif, selain BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan untuk jaminan kecelakaan, dan disaat meninggal ahli warisnya mendapatkan santunan Rp 42 juta. Selama setahun ada 248 ustadz, RT, RW, Kepala Desa dan PKK dengan santunan senilai Rp 10,5 miliar. Untuk memuliakan anaknya dari kematian orang tuanya itu senilai Rp 174 juta," jelasnya.
Kedua, kata Kang DS, pinjaman modal bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!