Bupati Bandung Sebut Keimanan Pondasi Utama Memperbaiki Sistem dan Pelayanan kepada Masyarakat

ED
Senin, 18 Desember 2023 | 20:25 WIB
Bagikan
Bupati Bandung Sebut Keimanan Pondasi Utama Memperbaiki Sistem dan Pelayanan kepada Masyarakat

VISI.NEWS | SUMEDANG - Bupati Bandung Dadang Supriatna mengungkapkan bahwa para kepala desa dan lurah di Kabupaten Bandung sebagai panutan masyarakat di masing-masing desa dan kelurahan. Sehingga dalam pelaksanaan pemerintahan diharapkan sesuai dengan aturan untuk menghindari hal-hal yang tidak diharapkan, terutama dalam pengelolaan keuangan.

Hal itu diungkapkan Bupati Bandung Dadang Supriatna pada saat menghadiri Pembukaan Pesantren Kilat bagi Kepala Desa dan Lurah Angktatan III se-Kabupaten Bandung tahun 2023 di Pontren Asy Syifaa Wal Mahmuudiyyah Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang, Senin (18/12/2023). Pesantren kilat ini dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa bekerjasama dengan Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung.

Dadang Supriatna berharap kepada semua para kepala desa melakukan capacity building dapat diartikan sebagai proses meningkatkan kemampuan pengetahuan dan keterampilan (skills), sikap (attitude), dan perilaku (behaviour) dari sumber daya manusia.

"Hal itu tak hanya dilakukan para kepala desa, tetapi juga para perangkat desa, RW dan RT. Kenapa demikian, ini salah satu rekomendasi yang harus kita lakukan dalam menghadapi Indonesia Emas 2045. Yaitu peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang profesional dan faham IT (Informasi dan Teknologi)," kata Bupati Dadang Supriatna.

Kemudian big data, imbuh Dadang Supriatna, dinilai sangat penting untuk perencanaan berikut anggaran kedepannya. Selain itu kompetensi dan skill yang mumpuni, sehingga masing-masing kepala desa memiliki rencana yang jelas dan institusi yang kuat dalam rangka bagaimana mengelola pemerintahan desa dan kelurahan secara baik, tentunya soliditas di masing-masing tim work dalam satu organisasi.

"Kemudian dalam pengelolaan keuangan (anggaran) dengan baik dan harus betul-betul bisa bersinergi dan bilamana perlu dalam pertanggungjawaban atau akunting dipersilakan para kepala desa untuk khusus keuangan boleh mengikuti pendidikan atau kursus dalam rangka pelatihan-pelatihan peningkatan kapasitas dalam pelaporan keuangan," tutur orang nomor satu di Kabupaten Bandung ini.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.