Rizky Billar Mengaku Jadi Korban Penggelapan Dana Rp3,1 Miliar 6 Aug 2026 Head to Head Persija vs Arema FC, Singo Edan Lebih Unggul 6 Aug 2026 Heboh Penarikan 40 Merek Beras, Bos Bulog Sidak Ritel Modern, Ini Hasilnya 6 Aug 2026 Cegah Keracunan MBG, SPPG Tanpa SLHS Terancam Ditutup Permanen 6 Aug 2026 Polisi Tetapkan Saepullah Tersangka Kasus Mutilasi di Depok 6 Aug 2026 BPS: Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia 2026 Capai 83,28 poin 6 Aug 2026 Jadwal Persija vs Arema FC, Perebutan Juara Tiga Piala Presiden 2026 6 Aug 2026 Riset DIR: Trust Publik Menguat, Modal Baru Benahi MBG 6 Aug 2026 Preview Persib vs Persebaya: Buru Trofi Pembuka Era Baru 6 Aug 2026 KDMP Nagrak Jalin Kerja Sama dengan BPJS Ketenagakerjaan, Bupati Bandung Beri Apresiasi 6 Aug 2026 Rizky Billar Mengaku Jadi Korban Penggelapan Dana Rp3,1 Miliar 6 Aug 2026 Head to Head Persija vs Arema FC, Singo Edan Lebih Unggul 6 Aug 2026 Heboh Penarikan 40 Merek Beras, Bos Bulog Sidak Ritel Modern, Ini Hasilnya 6 Aug 2026 Cegah Keracunan MBG, SPPG Tanpa SLHS Terancam Ditutup Permanen 6 Aug 2026 Polisi Tetapkan Saepullah Tersangka Kasus Mutilasi di Depok 6 Aug 2026 BPS: Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia 2026 Capai 83,28 poin 6 Aug 2026 Jadwal Persija vs Arema FC, Perebutan Juara Tiga Piala Presiden 2026 6 Aug 2026 Riset DIR: Trust Publik Menguat, Modal Baru Benahi MBG 6 Aug 2026 Preview Persib vs Persebaya: Buru Trofi Pembuka Era Baru 6 Aug 2026 KDMP Nagrak Jalin Kerja Sama dengan BPJS Ketenagakerjaan, Bupati Bandung Beri Apresiasi 6 Aug 2026

Bupati Bandung Minta Bumdes Bangkit : Jangan Terlalu Lama Tidur

ED
Jumat, 6 September 2024 | 13:53 WIB
Bagikan
Bupati Bandung Minta Bumdes Bangkit : Jangan Terlalu Lama Tidur

VISI.NEWS | KAB. BANDUNG - Bupati Bandung Dadang Supriatna mengungkapkan Badan Usaha Miliki Desa (Bumdes) yang dinyatakan sehat baru sekitar 5 persen dari jumlah 273 desa.

Dirinya menyangkan potensi Bumdes sangatlah besar, terlebih untuk dapat meningkatkan kemajuan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di desa.

"Karena terus terang saja, tadinya saya ingin menyimpan uang pinjaman modal bergulir tanpa jaminan tanpa bunga itu di Bumdes awalnya. Tetapi setelah kita kroscek, ternyata baru 5 persen saja Bumdes yang sehat dari jumlah 273 desa," ungkap Bupati Bandung saat memberikan arahan pada Sosialisasi Pengembangan BUMDes, di Sutan Raja Soreang, Kamis (5/9/2024)

Padahal menurut pemikirannya, dengan dibentuknya Bumdes diharapkan desa bisa mendapatkan penambahan pendapatan dan mampu mengelola potensi dari masing-masing desa. Bumdes itu dibuat dengan harapan dapat membantu pemerintah dalam rangka percepatan ekonomi dan memajukan masyarakat, serta mampu melakukan inovasi untuk kemajuan desa.

"Nah, pertanyaannya apakah Bumdes sudah bisa melaksanakan tujuan dibentuknya Bumdes tadi? Saya kira ini harus dievaluasi," kata Bupati.

Kang DS sapaan akrabnya ini mengakatan bahwa jangan hanya gayanya saja di tiap desa ada Bumdes, tetapi kemampuan dalam rangka membuat Kelompok Usaha Bersama (Kube) saja tidak mau. Bahkan posisi Bumdes kebanyakan kini malah cenderung merugi setiap tahunnya.

"Ini kita sudah mempersiapkan anggaran berapapun kebutuhan Bumdes, kita akan cover. Kita sudah menyimpan Rp.70 miliar di BPR Kerta Raharja dan Bank bjb untuk program pinjaman dana bergulir tanpa bunga tanpa jaminan, silahkan kolaborasikan dengan Bumdes," kata Kang DS.

Ia menilai, Bumdes diharapkan bisa berinovasi membuat program kerjasama dengan BUMD milik Pemkab Bandung yang lainnya selain BPR, termasuk dengan Perumda Air Minum Tirta Raharja untuk bidang air minum, maupun PT Bandung Daya Sentosa untuk bidang pertanian.

"Jadi, saya kira bahwa kalau berbicara masalah Bumdes, bisakah para pengurusnya itu mempunyai pemikiran-pemikiran dan karakter entrepreneur, punya pemikiran jadi pengusaha? Karena sampai saat ini jujur saya sampaikan, Bumdes ini peranannya belum ada yang maksimal," terangnya. Bupati Bedas berharap Bumdes betul-betul bisa diandalkan di desanya masing-masing. Hal itu bisa dilakukan dengan peningkatan SDM yang paham digitalisasi, memahami tugas pokok dan fungsinya.

"Jadi, berikanlah pengelolaan Bumdes ini kepada orang yang profesional. Ke depan kita akan lihat dan memberikan reward and punisment kepada Bumdes. Bagi yang berprestasi kita berikan reward. Sebaliknya bagi yang mengecewakan kita berikan punishment," tandasnya.

Selain itu, dengan pengelolaan big data dan adanya riset kajian, untuk membangun institusi yang kuat dan pengelolaan keuangan yang baik.

"Karena itu saya mengajak kepada seluruh pengurus Bumdes di Kabupaten Bandung, yuk kita sama-sama bangkit, jangan terlalu lama kita tidur," pungkasnya.

@gvr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.