Bupati Bandung H.M. Dadang Supriatna Sedang Berduka, Ia Ditinggal...
VISI.NEWS | BOJONGSOANG - Innalilalhi wa innalilahi rojiun. Bupati Bandung H.M. Dadang Supriatna tengah berduka. Kakak iparnya, yang cukup dekat dengannya, pada hari Minggu, 23 Juli 2023 berpulang ke Rahmatullah.
"Telah meninggal dunia tadi di Rumah Sakit Al Islam hari Minggu, 23 juli 2023 pukul 00.40 WIB dan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya (punraka) Uwa Hj. Euis Jubaedah, ibunda dari Kang H. Galih Hendrawan, S.Ip. (Kepala Desa Tegalluar), " ungkapnya melalui Whatsapp, pagi tadi.
"إِنَّا لِلّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ
Allahumaghfirlaha warhamha, wa'afihi wa'fuanha..
Ya Allah ampunilah rahmatilah.. sejahterakan dan maafkan beliau..
Semoga almarhumah Husnul khatimah, amal dan ibadahnya diterima ALLAH SWT.. Dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran & ketabahan... Aamiin Ya robbal alaamiin, " ungkapnya.
Bupati Bandung H.M. Dadang Supriatna dikenal sangat dekat dengan keluarga, hal ini ditanamkan sejak para orang tuanya. Terlebih, almarhumah adalah istri dari kakak yang dibanggakannya Alm. H. Rasmana, salah satu tokoh di Kabupaten Bandung.
"Beliau almarhumah merupakan kaka ipar yang sejak saya usia 5 tahun sudah ikut mengurusnya, karena almarhumah istri dari kakak saya Alm. H. Rasmana dan saya sejak kecil sudah diurus oleh kakakku Alm. H. Rasmana, " ungkap pria yang biasa disapa Kang DS ini.
Kedekatan Bupati Dadang Supriatna dengan Alm. H. Rasmana dan juga kakak-kakaknya yang lain, nampak dari perhatiannya pada peninggalan Alm. H. Resmana dan Alm. Hj. Euis Jubaedah, Mesjid Asy-Syiffa. Ia merawat mesjid tersebut, merenovasi dan memakmurkannya dengan berbagai kegiatan. Kebetulan Bupati Dadang Supriatna sendiri sebagai Ketua Pembina DKM Asy-Syiffa yang letaknya bersebelahan dengan rumah pribadinya Kp. Sapan, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang.
@mpa
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!