Bupati Bandung Apresiasi Terobosan DPUTR dalam Optimalisasi Pendapatan
Ditanya terkait realisasi target PBG tahun 2022 bupati menjawab secara historis target tersebut sudah terpenuhi. Artinya, realisasi PAD dari IMB pada tahun 2021 sebesar Rp6,6 miliar. Sementara hingga akhir tahun 2022 ini, realisasi PBG sudah mencapai Rp6 miliar.
"Secara historis sudah tercapai 100 persen dari target realiasi PBG tahun 2022 ini seperti halnya target PAD IMB yang terealisasi tahun 2021 sebesar Rp6 miliar. Tapi karena ada perubahan regulasi nilai tarif PBG yang diterapkan dalam perda yang baru, jadi saat ini realisasinya memang masih dalam tahap penyesuaian dengan perda yang baru," terang Kang DS.
Kepala DPUTR Kabupaten Bandung Zeis Zultaqawa menambahkan, potensi pendapatan dari PBG untuk tahun 2022-2023 sebenarnya bisa mencapai Rp21 miliar.
Tapi, tukas Zeis, dalam realisasinya kembali ke masyarakat atau pemohon yang belum lancar dalam proses pengajuan PBG secara digital.
“Akhirnya masih banyak pemohon yang belum melengkapi dokumen persyaratan untuk pengajuan PBG secara digital ini. Sehingga kami pun melakukan push strength dengan proaktif menghubuni para pemohon dan menanyakan apa yang menjadi kendala mereka, dan kita bantu untuk solusi permasalahannya,” papar Zeis.
Sentralisasi layanan juga dibentuk dengan menyediakan Sekretariat Persetujuan Bangunan Gedung Sertifikat Laik Fungsi (SLF) di Kantor DPUTR Kabupaten Bandung. Selain itu DPUTR juga menyediakan Tim Wasdal, layanan gambar dari arsitek berlisensi. @gvr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!