Buntut Tragedi GBLA: Ini, Hukuman Bagi Persib!

ED
Senin, 27 Juni 2022 | 14:18 WIB
Bagikan
Buntut Tragedi GBLA: Ini, Hukuman Bagi Persib!
VISI.NEWS/BANDUNG- Buntut tragedi Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GLA) yang menelan jiwa dua orang Bobotoh, saat akan menyaksikan laga antara Persib Bandung kontra Persebaya Surabaya di ajang Piala Presiden 2022 lalu, Panitia Disiplin menjatuhkan sejumlah hukuman kepada panitia Pelaksana Persib. Hukuman tersebut dilampirkan dalam surat bernomor 09/PP/SK/PANDIS/VI/2022, dengan panitia pelaksana Persib dinyatakan gagal menjalankan pertandingan dengan aman dan tertib. Dikutip dari Simamaung, Senin (27/6/2022). Adapun sederet hukuman tersebut yakni, Persib tidak diperkenankan menggelar pertandingan di Stadion GBLA, selama pelaksanaan Piala Presiden 2022. Selain itu, Persib juga dilarang keras menghadirkan suporter di sisa event yang sama. Serta dikenakan denda material sebesar Rp 50 juta. "Akibat kelalaian Panitia Pelaksana lokal Persib Bandung, Pandis juga melarang panpel menyelenggarakan pertandingan dengan penonton selama gelaran Piala Presiden 2022. Pihak panpel juga dikenakan sanksi denda senilai Rp50 juta. Jika ada pengulangan terkait pelanggaran ini, maka akan ada hukuman yang lebih berat." Persib juga didenda Rp5 juta akibat tindakan suporter mereka yang menyorotkan laser ke arah penjaga gawang Persebaya. Dalam surat lainnya bernomor 11/PP/SK/PANDIS/VI/2022, Persib harus kena denda Rp40 juta karena terdapat cerawat pada saat pelaksanaan pertandingan. Hasil investigasi PSSI Dikutip dari laman resmi PSSI, Komite Disiplin (Komdis) PSSI sudah merampungkan investigasi terhadap insiden meninggalnya dua suporter, saat laga antara Persib Bandung dan Persebaya di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada (17/6). Menurut Ketua Komdis PSSI Erwin Tobing, ada beberapa poin yang dihasilkan dari invenstigasi tersebut. Di antaranya, panpel lokal tidak melakukan penguraian masa pendukung tim tuan rumah Persib, di saat terjadi antrean yang berdesakan di pintu masuk V. Sosialisasi yang kurang terhadap pendukung tuan rumah Persib tentang disediakannya kuota masuk sejumlah 15.066 tiket, sehingga pendukung Persib tetap hadir di stadion melebihi kapasitas tiket yang disediakan. Pintu antrean masuk suporter tidak berjalan baik, sehingga menghambat dan terjadinya penumpukkan massa di pintu V. Tim investigasi juga menyoroti Kurangnya antisipasi panpel lokal, terhadap adanya pendukung tim tuan rumah yang sudah membeli tiket online, tetapi tidak bisa memasuki stadion. Kurangnya antisipasi terhadap oknum pendukung tim tuan rumah yang masuk tidak menggunakan tiket, sehingga di dalam stadion terdapat sekira tiga kali lipat prndukung tuan rumah Persib. Serta adanya dugaan penjualan tiket online berupa selebaran kertas berisikan QR-Code tiket online, di luar stadion pada saat hari pertandingan.@zall

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.