Memasuki 2026, Bulog menyiapkan langkah strategis utama berupa penugasan penyerapan gabah/beras setara 4 juta ton.
"Ini adalah upaya konkret negara untuk memastikan hasil panen petani terserap optimal, harga terjaga, dan cadangan pangan nasional semakin kuat," ujar Rizal.
Selain itu, Bulog berencana pembangunan 100 infrastruktur pasca panen guna memperkuat pengelolaan hasil pangan dari hulu ke hilir.
"Penguatan infrastruktur pasca panen adalah investasi strategis. Kami ingin hasil produksi petani tidak hanya terserap, tetapi juga terjaga mutunya dan memiliki nilai tambah," pungkasnya. @desi