Bulan Rajab, Bulan yang Dimuliakan Allah SWT
VISI.NEWS | BANDUNG - Bulan Rajab adalah salah satu bulan yang sangat dimuliakan dalam Islam, yaitu bulan ketujuh dalam kalender Hijriah. Bulan ini merupakan bagian dari empat bulan haram yang sangat dimuliakan dalam Islam, yaitu Muharram, Dzulqa’dah, Dzulhijjah dan Rajab.
Pada bulan ini, semua umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan semua ibadah dan kebaikan yang ia lakukan melebihi ibadah pada bulan yang lainnya. Hal itu tidak lain selain untuk menjadikan bulan Rajab sebagai tradisi untuk menciptakan suasana spiritual yang lebih intens, dan menjadikannya sebagai bulan yang istimewa.
Oleh karena itu, tidak heran jika umat Islam banyak yang berpuasa dalam menjalani bulan ini dengan waktu yang berbeda-beda, ada yang dari tanggal satu hingga tanggal tiga, ada yang puasa selama sepuluh hari, lima belas hari, ada juga yang puasa hingga dua puluh tujuh hari, dan ada juga yang berpuasa daud, yaitu sehari puasa dan sehari tidak.
Semua itu dilakukan karena bulan Rajab diyakini sebagai bulan yang sangat mulia, sehingga semua amal ibadah yang dilakukan di dalamnya juga memiliki nilai lebih, bahkan pahala yang Allah janjikan atas ibadah pada bulan Rajab melebihi bulan-bulan yang lainnya. Hal ini sebagaimana disebutkan oleh Rasulullah dalam salah satu haditsnya, yaitu:
أَيُّهَا النَّاسُ! إِنَّهُ قَدْ أَظَلَّكُمْ شَهْرٌ عَظِيْمٌ، شَهْرُ رَجَبَ، شَهْرُ الله تُضَاعَفُ فِيْهِ الْحَسَنَاتُ وَتُسْتَجَابُ فِيْهِ الدَّعَوَاتُ وَيُفَرَّجُ عَنْ الْكُرْبَاتِ، لَا يُرَدُّ فِيْهِ لِلْمُؤْمِنِيْنَ دَعْوَةٌ، فَمَنْ اِكْتَسَبَ فِيْهِ خَيْراً ضُوْعِفَ لَهُ فِيْهِ أَضْعَافاً مُضَاعَفَةً، وَاللهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ
Artinya, “Wahai manusia! Sungguh telah menaungi kepada kalian semua, bulan yang agung, yaitu bulan Rajab yang merupakan bulan Allah, setiap kebaikan akan dilipatgandakan di dalamnya dan doa-doa akan diterima, kegelisahan akan dihilangkan, doa-doa orang beriman tidak ditolak. Siapa saja yang melakukan kebaikan di dalamnya, maka akan dilipatgandakan menjadi berlipat-ganda, dan Allah bisa melipatgandakan (pahala) bagi siapa saja yang Dia kehendaki.” (HR Anas bin Malik).
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!