Buka AICIS 2021, Wapres Harap Kajian Keislaman Beri Solusi Hadapi Pandemi
ED
Editor
Fendy Sy Citrawarga
Selasa, 26 Oktober 2021 | 05:31 WIB
VISI.NEWS | SURAKARTA - Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin membuka Annual International Conference Of Islamic Studies (AICIS) ke-20 tahun 2021 secara virtual, Senin (25/10/2021). Dalam sambutannya, Wapres mengapresiasi gelaran Kementerian Agama ini yang dilaksanakan di Surakarta, Jawa Tengah.
Wapres mengungkapkan pandemi Covid-19 yang panjang telah mendorong perubahan dalam banyak hal, termasuk dalam hal fikih Islam. Di zaman yang berubah cepat, diperlukan kajian keislaman, khususnya fikih, yang dapat memberi solusi kepada kehidupan keberagamaan.
Menurutnya, fikih telah menyediakan konsepsi dasar yang dapat menjawab tantangan perubahan karena pandemi dan berbagai hal.
"Bila dikaji lebih dalam, ia akan memberikan kemaslahatan bagi semua orang," tutur Wapres KH Ma’ruf Amin, seperti dilansir kemenag.go.id.
Ia pun mengapresiasi tema yang diangkat dalam AICIS ke-20, yakni “Islam in a Changing Global Context: Rethinking Fiqh Reactualization and Public Policy”.
Menurutnya, hukum syariat itu bersumber dari Al- Quran dan Hadis serta ijtihadiah.
“Dalil Al Quran dan Hadis itu jumlahnya terbatas sedangkan zaman terus berkembang dan dinamika terus terjadi dalam hal politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Maka dari itu terdapat urgensi temuan fikih baru yang merespons berbagai perubahan," ujar Wapres.
Forum yang digelar bagi para pemikir studi Islam, kata Ma’ruf Amin, dapat menggali temuan-temuan baru dalam studi Islam. Pada akhirnya, temuan ini dapat menjadi fatwa baru yang dapat dijadikan panduan umat Islam dalam menyikapi dinamika zaman yang bergerak cepat.
"Pendekatan fikih sangat membantu karena ia memiliki karakter solutif dan meringankan," tambahnya.
Pemerintah, lanjut Ma’ruf, akan memberikan ruang dukungan yang besar karena hal itu harus dijamin semaksimal mungkin. Sebagaimana sebuah kaidah usul fiqh, pemerintah harus memprioritaskan kemaslahatan rakyat (tasarruf al-imam ala ra'iyyah manutun bi al-maslahah).
Pembukaan AICIS ke 20 tahun 2021, dihadiri Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Sekjen Kemenag M Nizar Ali, dan Dirjen Pendidikan Islam M. Ali Ramdhani. Acara ini juga dihadiri beberapa tokoh secara daring, seperti Wakil Presdien Ma'ruf Amin sendiri dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Dalam sidang AICIS ke-20 kali ini rencananya akan dibahas 5.000 paper oleh ratusan panelis. 72 di antaranya merupakan panelis internasional yang berasal dari Saudi Arabia, Iran, Amerika Serikat, Inggris, Turki, Korea Selatan, dan Malaysia. @fen
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!