BPJT: Progres Konstruksi Tol Bocimi Ruas Cibadak-Sukabumi Barat Capai 16,4 Persen
Editor
Desi Rossilawati
Minggu, 17 November 2024 | 10:10 WIB
VISI.NEWS | SUKABUMI - Badan Pengatur jalan Tol (BPJT) menyatakan jalan tol Bogor Ciawi Sukabumi (Bocimi) seksi 3 ruas Cibadak-Sukabumi Barat yang membentang sepanjang 13,7 kilometer saat ini masih dalam tahan konstruksi. BPJT pun mengungkapkan mengenai target rampungnya konstruksi ruas tol tersebut yakni pada 2026 mendatang.
“Seksi 3 Cibadak-Sukabumi Barat masih dalam konstruksi dengan progres 16,4 persen ditargetkan selesai konstruksinya pada Q2 2026,” kata anggota BPJT Unsur Masyarakat, Tulus Abadi, melalui keterangan resminya yang dikutip, Minggu (17/11/2024).
Tulus melanjutkan, untuk tol Bocimi seksi 4 ruas Sukabumi Barat-Sukabumi sepanjang 13,05 kilometer kini dalam tahap persiapan kontruksi.
Sementara mengenai ruas tol Bocimi seksi 2 jalur Jakarta menuju Sukabumi yang terdampak longsor di KM 64+600A sudah dioperasionalkan kembali bertarif pada 12 Oktober 2024.
Adapun penanganan yang dilakukan terhadap longsor itu yakni, pekerjaan Soldier Pile, perbaikan lereng timbunan dipasang matras pengendali erosi, dan Solid Sodding.
Perhatikan Aspek Keselamatan
Direktur Jalan Bebas Hambatan, Wilan Oktavian mengatakan jaringan jalan tol ini akan memberikan manfaat dalam memudahkan pergerakan barang dan manusia di Jawa Barat utamanya bagian Selatan seperti Bogor, Ciawi, dan Sukabumi.
“Setiap jalan tol yang Kementerian PU tangani termasuk Ciawi-Sukabumi ini telah memenuhi Standar Pelayanan Minimum (SPM), hal ini demi menjamin keselamatan dan kenyamanan pengguna Jalan Tol,” kata Wilan, saat mendampingi Kunjungan Kerja Spesifik (Kunfik) Komisi V DPR RI di Jalan Tol Ciawi-Sukabumi, Rabu (13/11/2024) lalu.
Lebih lanjut Wilan menjelaskan pihaknya juga telah mengupayakan mitigasi pada seluruh jalan tol seperti, mengumumkan pada semua balai untuk membiasakan mengecek BMKG terkait cuaca untuk memastikan potensi longsor dan banjir. “Kemudian kami melakukan pengecekan di saluran dan tali-tali air, tersedianya posko jaringan jalan nasional, serta penempatan Disaster Relief Unit (DRU) pada daerah rawan longsor,” ujarnya.
Ketua Tim Kunfik Komisi V DPR RI, Andi Iwan, terus mengingatkan kepada Kementerian PU agar seluruh Jalan Tol yang dibangun dan beroperasi untuk tetap memperhatikan aspek keselamatan bagi para penggunanya.
“Kementerian PU diharapkan dapat selalu berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah setempat terkait infrastruktur yang akan dibangun sehingga terdapat kesinambungan transportasi dan infrastruktur yang dibangun demi keselamatan dan kenyamanan setiap penggunanya,” kata Andi.
Turut mendampingi Kunfik tersebut, Direktur Jalan Bebas Hambatan Wilan Oktavian; Anggota BPJT Unsur Masyarakat Tulus Abadi; Auditor Ahli Madya Inspektorat II, I Made Parindra Wibawa; dan Direktur Utama PT Trans Jabar Tol, Abdul Hakim Supriyadi. @andri
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!