Boeing PHK 2.200 Pekerja di Washington Sebagai Gelombang Pertama Pemangkasan 10% Tenaga Kerja Global
Editor
Desi Rossilawati
Rabu, 20 November 2024 | 00:45 WIB
VISI.NEWS | AMERIKA SERIKAT - Boeing, raksasa penerbangan asal Amerika Serikat, mulai melaksanakan pemangkasan tenaga kerja dengan mengirimkan pemberitahuan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kepada karyawan pada Senin (18/11/2024). Ini merupakan langkah pertama dari rencana perusahaan untuk memangkas 10% tenaga kerja globalnya yang diumumkan pada Oktober lalu.
Sebanyak 2.200 pekerjaan di negara bagian Washington, yang merupakan rumah bagi beberapa pabrik tertua Boeing, akan terkena dampak PHK ini. Pemberitahuan ini mengacu pada WARN (Worker Adjustment and Retraining Notification), yang menginformasikan bahwa karyawan yang terkena dampak akan diberhentikan permanen mulai 20 Desember.
Pada akhir tahun lalu, Boeing memiliki sekitar 170.000 karyawan, dengan hampir 67.000 di antaranya bekerja di negara bagian Washington, yang memproduksi beberapa model pesawat paling terkenal seperti 737, 777, dan 767, serta pesawat militer.
"Seperti yang diumumkan sebelumnya, kami menyesuaikan jumlah tenaga kerja kami agar sesuai dengan realitas keuangan dan serangkaian prioritas yang lebih terfokus," kata juru bicara perusahaan seraya menyebut tunjangan dan asuransi kesehatan akan terus dibayarkan hingga tiga bulan setelahnya, dikutip Selasa (19/11/2024).
Selain itu, serikat pekerja teknisi SPEEA (Society of Professional Engineering Employees in Aerospace) mengungkapkan bahwa 438 anggotanya akan diberhentikan sebagai bagian dari pemangkasan tersebut. SPEEA sendiri mewakili lebih dari 19.000 pekerja di seluruh AS, dengan sebagian besar anggotanya bekerja di Boeing.
Masalah yang dihadapi Boeing dalam beberapa tahun terakhir, termasuk insiden kualitas produksi pada jet mereka dan pemogokan besar selama 50 hari yang mengganggu operasional di dua pabrik utama, turut memperburuk situasi pada 2024. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!