Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Bocah 7 Tahun Bertahan Hidup Selama 5 Hari di Cagar Alam yang Dihuni Singa di Zimbabwe

Desi Rossilawati
Sabtu, 4 Januari 2025 | 22:25 WIB
Bagikan
Bocah 7 Tahun Bertahan Hidup Selama 5 Hari di Cagar Alam yang Dihuni Singa di Zimbabwe
VISI.NEWS | ZIMBABWE - Seorang bocah laki-laki berusia tujuh tahun ditemukan selamat setelah hilang selama lima hari di Taman Nasional Matusadona, Zimbabwe, yang dihuni oleh singa dan berbagai hewan liar. Kejadian ini berlangsung pada 27 Desember 2024, ketika bocah tersebut pergi berkeliaran di sekitar desanya. Lima hari setelahnya, ia ditemukan sekitar 50 kilometer dari tempatnya hilang, di wilayah yang dikenal sulit dilalui. Juru bicara ZimParks, Tinashe Farawo, menyatakan bahwa bocah tersebut bertahan hidup dengan memakan buah-buahan liar dan menggali tepian sungai untuk mendapatkan air. Meskipun medan yang dilaluinya sangat keras dan penuh dengan ancaman dari singa dan hewan liar lainnya, ia berhasil bertahan hidup sejauh hampir 50 kilometer. "Dia bertahan hidup dengan memakan buah-buahan liar dan air yang ditemukannya dengan menggali tepian sungai, sebuah teknik yang dikenal di daerah rawan kekeringan di Zimbabwe," ucap Farawo. "Hebatnya, diperkirakan dia berjalan melalui medan yang keras di Taman Nasional Matusadona yang dipenuhi singa sejauh 49 kilometer dari desanya ke titik di mana dia ditemukan," ungkap Farawo. Pencarian dilakukan oleh penjaga hutan, polisi, dan penduduk desa setelah bocah tersebut dilaporkan hilang. Namun, upaya pencarian sempat terhambat oleh hujan lebat. Jejak kaki ditemukan pada 30 Desember, dan bocah tersebut, yang bernama Tinotenda Pundu, akhirnya ditemukan keesokan harinya. Meskipun dalam kondisi lemah dan kehausan, tidak ditemukan luka pada tubuhnya. "Anak tersebut dirawat di rumah sakit dan dalam kondisi lemah tetapi tidak ada luka yang terlihat. Merupakan keajaiban ia selamat," kata anggota parlemen Mutsa Murombedzi, yang berasal dari daerah tersebut kepada AFP. Menurut anggota parlemen Mutsa Murombedzi, yang mewakili daerah tersebut, bocah tersebut menunjukkan kecerdasan dengan tidur di atas batu besar untuk menghindari predator seperti singa. "Penduduk desa membantu pencarian, dengan memainkan drum dengan harapan ia akan mengikuti suara tersebut," tutur anggota parlemen. Pencarian lebih lanjut dilakukan oleh penjaga hutan yang berhasil memasuki wilayah yang lebih dalam di alam liar. Taman Nasional Matusadona, yang terletak dekat dengan Danau Kariba, dikenal sebagai rumah bagi berbagai hewan liar seperti singa, gajah, macan tutul, dan kerbau. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.