Pusat Kebudayaan Tionghoa Bandung Dibidik Jadi Magnet Wisata 26 Aug 2026 Logistik Mengalir, Massa Bersiap Kepung Senayan 27 Agustus 26 Aug 2026 Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Pusat Kebudayaan Tionghoa Bandung Dibidik Jadi Magnet Wisata 26 Aug 2026 Logistik Mengalir, Massa Bersiap Kepung Senayan 27 Agustus 26 Aug 2026 Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026

Bocah 6 Tahun di Sukabumi Meninggal di Kolam Renang

Desi Rossilawati Andri Somantri
Kamis, 2 Juli 2026 | 16:26 WIB
Bagikan
Bocah 6 Tahun di Sukabumi Meninggal di Kolam Renang

Ilustrasi./visi.news/ist.

VISI.NEWS – Seorang anak berusia enam tahun meninggal dunia akibat tenggelam saat berenang di sebuah kolam renang di Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.

Kapolsek Palabuhanratu AKP Yaser Arafat menjelaskan korban berinisial NAN, warga Desa Citepus. Saat kejadian, korban datang ke kolam renang bersama dua keponakannya, I (16) dan C (10), dengan diantar oleh bibinya, R.

Dia menjelaskan, sesaat sebelum insiden terjadi, bibi korban meninggalkan lokasi untuk menjemput keponakan lainnya. Sementara itu, korban tetap berada di area kolam renang bersama kedua keponakannya.

Saat kembali ke lokasi, bibi korban melihat kerumunan pengunjung yang tengah memberikan pertolongan pertama kepada seorang anak yang tenggelam. Awalnya, ia tidak menyadari bahwa korban merupakan keponakannya.

“Awalnya, bibi korban tidak mengetahui terkait kejadian apa dan siapa korbannya. Namun setelah mendekati kerumunan, ia syok mendapati korban sudah dalam kondisi tidak bergerak,” ujar Yaser dalam keterangan tertulisnya.

Berdasarkan keterangan pengelola kolam, korban ditemukan dalam kondisi mengambang di dalam air. Seorang pengunjung kemudian memberikan pertolongan pertama sebelum korban dilarikan ke rumah sakit.

"Menurut keterangan pihak pengurus kolam, korban ditemukan sudah mengambang di dalam air dan sempat ditolong pengunjung. Diketahui bahwa korban sebelumnya berlomba menyelam di dalam air bersama kedua keponakannya," ujarnya.

Meski sempat mendapatkan penanganan medis, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan. Korban dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.