Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

BNPB Memastikan Kebutuhan Pengungsi Bencana di Sukabumi Terpenuhi

Desi Rossilawati
Kamis, 12 Desember 2024 | 22:21 WIB
Bagikan
BNPB Memastikan Kebutuhan Pengungsi Bencana di Sukabumi Terpenuhi
VISI.NEWS | SUKABUMI - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan kebutuhan logistik bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Sukabumi terpenuhi. Apabila mengalami kekurangan maka masyarakat diminta melapor kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). “Kita tetap melaksanakan pemenuhan kebutuhan dari pengungsi. Dari hari ke hari, kebutuhan pengungsi dilengkapi mulai dari makan, minum, pakaian, tempat tinggal dan lain-lain,” ujar Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Lukmansyah usai melaksanakan rapat koordinasi di Pendopo Kabupaten Sukabumi, Kamis (12/12/2024). “Kalau memang ada kekurangan dilaporkan ke BPBD, BPBD berkoordinasi dengan BNPB, nanti BNPB akan memenuhi semua itu. Jangan sampai mereka sudah mengungsi kemudian sulitnya juga mendapatkan hal-hal seperti itu,”Imbuh Lukmansyah. Sebelumnya, Kabupaten Sukabumi dilanda bencana hidrometeorologi akibat hujan deras pada Rabu (4/12/2024) lalu. Angin kencang, banjir, longsor serta pergerakan tanah itu membuat rumah warga rusak dan terendam hingga memaksa warganya untuk mengungsi. Bencana juga mengakibatkan sejumlah daerah terisolir karena jalan amblas dan tertimbun material longsor, kemudian jembatan putus. Hingga saat ini data kerusakan, pengungsi serta daerah terdampak bencana masih terus dimutakhirkan. Merespons peristiwa itu, pemerintah telah menetapkan status tanggap darurat sejak Rabu (4/12/2024) hingga Selasa (10/12/2024) kemudian diperpanjang hingga 7 hari ke depan, mulai Rabu (11/12/2024) hingga Selasa (17/12/2024). @andri

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.