Aplikasi Sentuh Tanahku Permudah Akses Layanan Pertanahan Warga 30 Aug 2026 PSI Jember Jadikan Kantor Baru sebagai Rumah Bersama, Ratusan Ojol Diajak Berdiskusi 30 Aug 2026 Layanan Peralihan Hak 10 Hari Diuji Coba, ATR/BPN Tekankan Kesiapan Masyarakat 30 Aug 2026 Layanan PERINTIS 10 Hari Percepat Proses Balik Nama Sertipikat 30 Aug 2026 Satres Narkoba Polres Sukabumi Amankan 276 Botol Miras 30 Aug 2026 Muktamar NU Tetapkan 9 Anggota AHWA, KH Nurul Huda Jazuli Raih Suara Tertinggi 30 Aug 2026 Ribuan Banser dan Pagar Nusa Perketat Pengamanan Muktamar NU 30 Aug 2026 Google Health 5.07 Dirilis, Catat Olahraga Makin Fleksibel 30 Aug 2026 Muktamar NU Memanas Lagi, Masa Tunggu Eks Parpol Diperdebatkan 30 Aug 2026 Kepercayaan pada Fakta Runtuh di Era AI 30 Aug 2026 Aplikasi Sentuh Tanahku Permudah Akses Layanan Pertanahan Warga 30 Aug 2026 PSI Jember Jadikan Kantor Baru sebagai Rumah Bersama, Ratusan Ojol Diajak Berdiskusi 30 Aug 2026 Layanan Peralihan Hak 10 Hari Diuji Coba, ATR/BPN Tekankan Kesiapan Masyarakat 30 Aug 2026 Layanan PERINTIS 10 Hari Percepat Proses Balik Nama Sertipikat 30 Aug 2026 Satres Narkoba Polres Sukabumi Amankan 276 Botol Miras 30 Aug 2026 Muktamar NU Tetapkan 9 Anggota AHWA, KH Nurul Huda Jazuli Raih Suara Tertinggi 30 Aug 2026 Ribuan Banser dan Pagar Nusa Perketat Pengamanan Muktamar NU 30 Aug 2026 Google Health 5.07 Dirilis, Catat Olahraga Makin Fleksibel 30 Aug 2026 Muktamar NU Memanas Lagi, Masa Tunggu Eks Parpol Diperdebatkan 30 Aug 2026 Kepercayaan pada Fakta Runtuh di Era AI 30 Aug 2026

BNN dan Menteri HAM Bahas Ganja dan Kratom

Desi Rossilawati
Selasa, 15 April 2025 | 16:00 WIB
Bagikan
BNN dan Menteri HAM Bahas Ganja dan Kratom
VISI.NEWS | JAKARTA - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Marthinus Hukom bertemu Menteri Hukum dan HAM Natalius Pigai pada Selasa (15/4/2025) di Kantor Kemenkumham, Jakarta Selatan. Pertemuan tersebut membahas isu penegakan hukum berbasis hak asasi manusia, termasuk kontroversi legalisasi ganja dan tanaman kratom. Dalam keterangannya, Marthinus menyebut pembahasan itu penting karena sejumlah pihak mengaitkan legalisasi kedua tanaman tersebut dengan hak asasi manusia. Ia menekankan pentingnya pendekatan ilmiah melalui riset untuk menelaah dampak dan manfaat ganja serta kratom, terutama di sektor kesehatan. "Ya, bukan membuka peluang, memang kita terus melakukan penelitian ya, terutama karena isu legalisasi ganja ini cukup menarik untuk diperbincangkan hari ini, dan juga kratom, sehingga tetap kita terus melakukan penelitian," ujarnya. Meski demikian, Menteri HAM Natalius Pigai menegaskan sikap kementeriannya yang menolak legalisasi apabila dinilai berpotensi merusak moral dan integritas bangsa. "Posisi kami terhadap khususnya yang dua jenis barang tadi, yang jelas hal yang mengancam integritas nasional, moralitas bangsa, mentalitas bangsa, Kementerian HAM menolak tegas. Itu tidak bisa ditawar-tawar. Ini sejalan dengan hukum konstitusi hak asasi manusia internasional," katanya. Ia menambahkan, ganja hingga kini masih dikategorikan sebagai narkotika golongan I dalam UU Nomor 35 Tahun 2009. Sedangkan untuk kratom, pihaknya menunggu hasil kajian pemerintah guna menentukan klasifikasi hukum tanaman tersebut. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.