BMKG Ungkap Penyebab Dentuman Misterius di Bandung Raya
Ilustrasi./visi.news/bisnis.com.
Aktivitas Petir Bandung Raya Tidak Signifikan
Selain data kegempaan, BMKG turut memantau aktivitas petir di wilayah Bandung Raya dan sekitarnya. Hasil pemantauan menunjukkan tidak terdapat aktivitas petir yang signifikan pada waktu dentuman dilaporkan terdengar.
"Konsentrasi thunderstorm atau petir yang sangat dominan justru berada di wilayah Krakatau. Menariknya adalah di Kota Bandung dan sekitarnya itu sedikit sekali petir," ujar Suaidi.
Menurut Suaidi, berdasarkan berbagai data yang dipantau BMKG, tidak ditemukan aktivitas alam di Bandung Raya yang secara langsung dapat menjelaskan sumber dentuman tersebut.
Karena tidak ditemukan aktivitas kegempaan maupun petir yang dapat menjelaskan fenomena itu, BMKG mengategorikan suara dentuman tersebut sebagai skyquake.
"Nah, istilah dalam akademis bahwa aktivitas tersebut di Bandung Raya dan sekitarnya kita definisikan sebagai skyquake atau dentuman langit, atau disebut juga dengan gempa langit," katanya.
Suaidi mengatakan fenomena skyquake hingga kini masih belum sepenuhnya dapat dijelaskan secara akademis.
"Skyquake ini fenomenanya masih belum bisa dijelaskan secara akademis terkait dengan dentuman ini. Karena pertama, dari segi kegempaan itu tidak ada, dari segi aktivitas petir juga tidak ada," ujarnya.
BMKG Rekam Aktivitas Vulkanik Krakatau
Dalam pemeriksaan sejumlah data, BMKG menemukan adanya aktivitas vulkanik di sekitar Krakatau pada waktu yang berdekatan dengan laporan dentuman di Bandung Raya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!