Blinken Tegaskan Kerja Sama AS-Korsel Tetap Kuat Meski Tengah Alami Krisis Politik
Editor
Desi Rossilawati
Selasa, 7 Januari 2025 | 21:15 WIB
VISI.NEWS | AMERIKA SERIKAT - Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, bertemu dengan Pelaksana Tugas Presiden Korea Selatan, Choi Sang-mok, di Seoul pada Senin (6/1/2025). Dalam pertemuan tersebut, Blinken menegaskan kembali keyakinan Amerika Serikat terhadap kekuatan demokrasi Korea Selatan dan kepemimpinan Choi Sang-mok, meskipun Korea Selatan saat ini tengah dilanda krisis politik akibat pemakzulan Presiden sebelumnya, Yoon Suk Yeol.
"Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken pada hari Senin menegaskan kembali keyakinan penuh AS terhadap kekuatan demokrasi Korea Selatan dan kepemimpinan penjabat Presiden Choi Sang-mok," ungkap keterangan Kementerian Keuangan Seoul dilansir Yonhap News Agency, Senin (6/1/2025).
Blinken mengungkapkan bahwa meski tengah mengalami ketidakpastian politik, Amerika Serikat tetap memiliki kepercayaan penuh terhadap kemampuan Korea Selatan untuk melewati krisis tersebut. Dia juga menggarisbawahi posisi strategis Korsel dalam kerjasama panjang dengan AS.
"Aliansi 70 tahun antara Korea Selatan dan Amerika Serikat tetap menjadi landasan perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea dan kawasan Indo-Pasifik," ujar Blinken.
Selain itu, Blinken memuji kemajuan dalam kerja sama trilateral antara Korea Selatan, AS, dan Jepang, terutama setelah KTT Camp David pada Agustus 2023. Dia menegaskan bahwa pencapaian tersebut akan terus diperluas.
Dalam pembicaraan tersebut, Blinken juga menyampaikan belasungkawa terkait kecelakaan pesawat Jeju Air dan mengonfirmasi komitmen AS untuk terus mendukung Korea Selatan. Kedua pihak membahas kerja sama bilateral dan trilateral dengan Jepang, serta isu-isu penting global dan regional, termasuk dalam peran Korea Selatan sebagai tuan rumah Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik pada 2025.
Kunjungan Blinken ini menandai perjalanan pertama pejabat tinggi AS ke Seoul setelah pemakzulan Yoon dan menjadi pertemuan tingkat tinggi pertama antara kedua negara sekutu tersebut. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!