Big Data, Sentra Multi Data Pemkab Bandung yang Digagas Bupati Dadang Supriatna
Para Kepala OPD, katanya, tidak perlu khawatir tentang kerahasiaan dan keamanan data. Kita bisa menelaah kembali ketentuan pasal 15 UU Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi, sebagai landasan bagi kita dalam menyampaikan data mikro kepada Diskominfo sebagai Wali Data.
"Karena ini untuk kepentingan umum dalam penyelenggaraan negara, dan saya menjamin kaerahasiaan dan keamanan data tersebut. Hal ini akan kita perkuat dengan sertifikasi ISO 270001 terkait dengan keamanan data”, lanjutnya.
Di akhir penjelasannya, Yosep mendemonstrasikan aplikasi BSS dan dashboard pimpinan, untuk membuat para peserta lebih terang dalam memahami konsep big data yang sedang dibangun, dengan sajian data yang dilengkapi dengan peta digital.
Bupati Bandung, H.M. Dadang Supriatna dalam pengarahannya memberikan apresiasi kepada forum satu data Kabupaten Bandung dan Dinas Kominfo yang telah bergerak cepat dalam mengimpelementasikan transformasi digital di Kabupaten Bandung.
“Saya memberikan apresiasi kepada Dinas Kominfo yang telah bergerak cepat mempersiapkan transformasi digital di Kabupaten Bandung. Selanjutnya, melalui forum satu data Kabupaten Bandung agar segera menindaklanjuti dan melengkapi data-data yang dibutuhkan dalam menyusun big data”, imbuhnya.
Terkait dengan kebutuhan pengelola data di setiap perangkat daerah dan kecamatan, Kang DS, ia biasa disapa, memberikan arahan agar mengoptimalkan ASN yang memiliki kompetensi, dan dapat pula direkrut tenaga ahli yang kompeten yang khusus menangani pengelolaan data.
“Saya baru saja makan siang dengan Menteri PAN RB sekaligus mengkonsultasikan tentang kebutuhan sumber daya manusia aparatur di daerah. Beliau menyampaikan, bahwa untuk sumber daya yang dibutuhkan khusus dapat direkrut tenaga ahli, agar fokus dan dapat bekerja secara simultan. Selanjutnya saya berhadap seluruh OPD memiliki komitmen yang kuat dalam membangun big data ini, karena data itu sangat penting agar kita dapat melaksanakan pembangunan dengan cepat menuju Indonesia Emas 2045," pungkasnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!