Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

BI Siapkan Uang Tunai Rp 133,7 T untuk Penukaran Saat Nataru

Desi Rossilawati
Rabu, 18 Desember 2024 | 20:36 WIB
Bagikan
BI Siapkan Uang Tunai Rp 133,7 T untuk Penukaran Saat Nataru

VISI.NEWS | JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyiapkan uang tunai sebesar Rp 133,7 triliun untuk kebutuhan penukaran atau penarikan cash masyarakat selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024-2025. Angka ini lebih tinggi dibandingkan saat Nataru tahun lalu yang hanya sekitar Rp 130 triliun.

Hal ini disampaikan oleh Deputi Gubernur BI Doni Primanto Joewono. Doni memastikan, uang tersebut telah didistribusikan ke berbagai daerah di Indonesia.

"Sudah kita hitung untuk menyediakan uang layak edar itu adalah Rp 133,7 triliun. Tentunya ini kita sudah distribusikan, jadi kita sudah front loading kepada bank-bank," kata Doni, dalam Pengumuman Hasil Rapat Dewan Gubernur BI, di Kompleks BI, Jakarta Pusat, Rabu (18/12/2024)

Doni pun mrnjabarkan persentase besaran penyebaran uang tersebut berdasarkan klasifikasi pulau. Pulau Jawa mendapatkan porsi terbesar mencapai 54%, disusul Pulau Sumatera sebanyak 21%, Pulau Sulawesi 12%, Pulau Kalimantan 9%, dan Bali-Nusa Tenggara 4%.

Doni mengatakan, sampai saat ini total uang untuk kebutuhan Nataru 2024-2025 yang sudah ditarik dari bank-bank mencapai Rp 52,5 triliun atau sekitar 39,3%. Ia memperkirakan, pada pekan keempat Desember 2024 jumlahnya akan mencapai 95%.

"Itu totalnya, tapi kita mengadakan seperti tahun lalu seperti Serambi, di Natal ini kita punya Serunai yakni Semarak Rupiah di hari Natal Penuh Damai, ini kita sediakan dari tanggal 15-20 Desember totalnya Rp 345 miliar," ujar Doni.

"Dan tentunya pecahannya sama dengan yang dulu total Rp 4 juta. Itu pecahan Rp 100 ribu 15 bilyet, Rp 50 ribu 20 bilyet, Rp 20 ribu 25 bilyet, Rp 10 ribu 50 bilyet, dan Rp 5 ribu 100 bilyet, jadi totalnya Rp 4 juta," lanjutnya.

Adapun dari layanan tunai Serunai sebesar Rp 345 miliar, Doni mengatakan, hingga hari ini sudah banyak ditarik masyarakat hampir 54% atau senilai Rp 186,4 miliar. Lokasinya tersebar semua titik kas keliling di berbagai gereja dan sekolah.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.