BGN Perketat SOP Usai Mobil MBG Tabrak Siswa dan Guru di SDN Kalibaru
Sebagai langkah pencegahan, BGN memperketat SOP kendaraan, termasuk mekanisme penggantian sopir cadangan.
"Ya tentu saja, karena selama ini kan kita sudah lakukan, bahkan di dalam petunjuk teknis kami sudah tertulis bahwa mobil sebelum digunakan untuk pengiriman itu wajib dicek setiap waktu. Dengan adanya kasus penggantian sopir, ini menjadi masukan baru bagi BGN dan kepala SPPG agar secara cermat mengganti atau memilih sopir cadangan yang kualifikasinya sama," tuturnya.
Sementara terkait proses hukum, BGN menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian. Sebagai tindak lanjut, BGN memastikan penggantian sementara kendaraan operasional dengan unit lain milik mitra SPPG sampai proses evaluasi dan investigasi tuntas.
BGN juga akan berkoordinasi dengan pihak sekolah terkait kelanjutan layanan MBG di lokasi tersebut dan memastikan anak-anak mendapatkan layanan pemulihan trauma.
"Karena ini sangat terkait dengan trauma yang terjadi, jangan sampai kemudian kita paksakan dan anak-anak kita punya trauma," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Biro Hukum dan Humas BGN Khairul Hidayati menegaskan, BGN berkomitmen melakukan evaluasi menyeluruh dan transparan.
"BGN turut berduka atas insiden ini dan memastikan seluruh korban mendapatkan perawatan terbaik. Kami juga melakukan investigasi internal bersama kepolisian untuk memastikan kejadian seperti ini tidak terulang," ujar Hida.
Hida menambahkan bahwa komunikasi dengan keluarga korban akan dilakukan secara terbuka dan berkesinambungan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!