Besok, Ganjar-Mahfud Siap Adu Gagasan Antikorupsi di KPK
VISI.NEWS | JAKARTA - Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, menyatakan kesiapannya untuk beradu gagasan tentang isu antikorupsi di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka akan menghadiri acara 'Paku Integritas' yang diselenggarakan oleh KPK di Gedung KPK Jakarta, besok Rabu (17/1/2024).
Ganjar Pranowo mengaku senang dan menantikan acara tersebut. Ia menganggap isu antikorupsi sebagai salah satu prioritas dalam visi-misinya sebagai calon presiden. "Oh, dengan senang hati. Itu yang saya tunggu-tunggu," kata Ganjar di Senayan Park (Spark), Jakarta.
Ganjar mengklaim bahwa ia memiliki pengalaman dan prestasi dalam pemberantasan korupsi saat menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah. Ia mengatakan bahwa ia pernah diuji oleh KPK saat mencalonkan diri sebagai gubernur pada tahun 2013. "Pas giliran saya, saya masih ingat komisionernya mengatakan, Pak Ganjar nggak usah karena tag line-nya sudah Mboten Korupsi, Mboten Ngapusi. Tinggal kita lihat hasilnya," katanya.
Ganjar yang terkenal dengan jargon 'Mboten Korupsi, Mboten Ngapusi' (Tidak korupsi, Tidak membohongi) berhasil membuktikan apa yang dijanjikan kepada konstituen selama menjalani peranannya sebagai orang nomor satu di Provinsi Jawa Tengah. Ia mengaku pernah marah besar pada 27 April 2014 atau setahun setelah menjabat Gubernur Jawa Tengah, karena menemukan adanya praktik pungli di Jembatan Timbang Subah, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Ia juga mendapat penghargaan dari KPK sebagai Kepala Daerah pelapor gratifikasi terbanyak di Indonesia pada tahun 2015.
"Sudah 10 tahun hasilnya, mudah-mudahan dari pertanyaan pertama sebagai calon gubernur, saya laksanakan sampai dengan hari ini saya. Pingin banget menceritakan pengalaman saya ini," ucapnya.
Sementara itu, Mahfud MD yang menjadi pasangan Ganjar, juga menyampaikan komitmennya untuk mendukung penguatan antikorupsi di Indonesia. Ia mengatakan bahwa ia memiliki latar belakang sebagai mantan Ketua Mahkamah Konstitusi dan Menteri Pertahanan, yang memberinya wawasan tentang hukum dan keamanan. Ia juga mengapresiasi kinerja KPK selama ini dalam memberantas korupsi.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!