Berbicara di Depan Dirpolairud Polda se Indonesia, Dede Farhan Sampaikan Hal ini
Indonesia, kata Dede Farhan lebih lanjut, telah menjadi salah satu negara anggota dan aktif dalam berbagai kegiatan IMO sejak tahun 1961. Berperan aktif guna mempromosikan pengembangan kerja sama internasional dalam bidang keselamatan dan keamanan pelayaran, termasuk bidang perlindungan lingkungan laut.
"Sebagai anggota IMO, Indonesia wajib dan telah meratifikasi Basel Convention on the Control of Transboundary Movements of Hazardous Wastes and Their Disposal (Basel Convention) tahun 1989, International Convention on Maritime Lines and Mortgages tahun 1993, dan Konvensi ILO 185 tentang Dokumen Identitas Pelaut tahun 1958," ungkapnya.
Selanjutnya diuaraikan juga oleh Dede Farhan tentang Standar ISM Code untuk Keselamatan Perkapalan. ISM Code adalah salah satu contoh standar sistem manajemen K3 dan Lingkungan. Lebih kurang sejajar dengan OHSAS 18001:2007 dan ISO 14001:2004. Berdasarkan resolusi IMO A.741(18) yang disahkan pada tanggal 4 November 1993 lahirlah International Management Code for the Safe Operation and for Pollution Prevention. "Code atau ketentuan ini kemudian diadopsi oleh SOLAS (Safety of Life At Sea) dalam satu bab sendiri yaitu pada bab IX. SOLAS salah satu konvensi internasional untuk keselamatan di dunia maritim. Di dalam Bab IX SOLAS ini, ISM Code dijelaskan sebagai Ketentuan Manajemen Internasional untuk pengoperasian kapal secara aman dan pencegahan pencemaran yang diadopsi oleh Organisasi dengan resolusi A.741," ujarnya.
Kemudian ia juga menjelaskan bahwa Sertifikat ISM Code terdiri dari dua sertifikat yaitu Document of Compliance (DOC) dan Safety Management Certificate (SMC). DOC diberikan kepada Perusahaan pemilik kapal sedangkan SMC diberikan kepada Kapal. ISM Code Berlaku Secara Internsional, seperti Load line convention 1966, Collision prevention regulation 1972, SOLAS Convention 1974, Marpol prevention regulation 1973/78, ILO convetion 1976, dan STCW convention 1978/85.
Lebih lanjut Dede menguraikan terkait International Ship and Port Facility Security (ISPS CODE) yang mana merupakan peraturan internasional tentang keamanan kapal dan fasilitas pelabuhan. Isinya merupakan langkah – langkah untuk meningkatkan keamanan terhadap kapal dan fasilitas pelabuhan, dan dikembangkan sebagai tanggapan terhadap ancaman terhadap kapal dan fasilitas pelabuhan pasca serangan 11 September di Amerika Serikat.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!