Cuaca Bandung 27 Agustus 2026, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Sejumlah Wilayah 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 Cuaca Bandung 27 Agustus 2026, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Sejumlah Wilayah 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026

Berbagai Media Asing Soroti Penjarahan Rumah Ahmad Sahroni hingga Sri Mulyani

Desi Rossilawati
Senin, 1 September 2025 | 11:00 WIB
Bagikan
Berbagai Media Asing Soroti Penjarahan Rumah Ahmad Sahroni hingga Sri Mulyani

"Rumah sejumlah politikus dan fasilitas umum dijarah atau dibakar," tulis Bangkok Post. Bangkok Post pun mewartakan soal keputusan fraksi di DPR untuk mencabut sejumlah fasilitas dan hak istimewa anggota parlemen, yang disampaikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Bangkok Post juga mengabarkan perintah Prabowo terhadap TNI dan Polri untuk menindak tegas para perusuh dan penjarah. "Prabowo dalam jumpa pers di Istana Kepresidenan dan didampingi para pimpinan berbagai partai politik, mengatakan ia telah memerintahkan TNI dan Polri untuk menindak tegas para perusuh dan penjarah, seraya memperingatkan bahwa beberapa tindakan tersebut merupakan indikasi 'terorisme' dan 'makar'," tulis Bangkok Post.

Media Singapura, Channel News Asia (CNA), juga memberitakan aksi penjarahan ini dalam artikel berjudul 'Indonesia unrest: Prabowo says parliament to remove controversial perks for MPs, suspend errant lawmakers'. CNA melaporkan tentang penjarahan yang terjadi pada larut malam dengan menyasar tokoh-tokoh yang belakangan menjadi sasaran kemarahan publik. "Di ibu kota dan sekitarnya, para penjara menargetkan setidaknya empat rumah anggota DPR dan kediaman Menteri Keuangan Sri Mulyani. Media lokal Detik melaporkan rumah Sri Mulyani di Bintaro, Tangerang Selatan, dijarah dua kali dalam beberapa jam pada Minggu sesaat setelah tengah malam," tulis CNA. Media India, Times of India (TOI), juga ikut mewartakan peristiwa serupa. Dalam laporannya, TOI menyoroti bahwa aksi ini terjadi usai wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol yang dilindas kendaraan taktis (rantis) polisi saat demonstrasi di kawasan DPR.

"Rumah Menteri Sri Mulyani Indrawati di Tangerang Selatan, kota yang berbatasan dengan ibu kota Jakarta, dijarah dalam dua gelombang pada Minggu dini hari, kata Damianus Rudolf, seorang tetangga, kepada AFP," tulis TOI. TOI melaporkan soal Sri Mulyani yang tak ada di kediaman ketika peristiwa terjadi, dan bahwa aksi ini juga terjadi pada rumah sejumlah anggota DPR. Media Timur Tengah, Al Arabiya dan Al Jazeera, juga termasuk di antara media asing yang menyoroti peristiwa ini. Al Jazeera memahami bahwa aksi ini muncul di saat publik mengecam tunjangan anggota DPR dan marah terhadap polisi atas meninggalnya Affan Kurniawan. "Para perusuh mengacak-acak rumah sejumlah anggota partai politik serta membakar sejumlah instalasi negara saat protes mengguncang kota-kota besar di negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara tersebut," lapor Al Jazeera.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.