IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Benny Rhamdani : Sekira 1.500 Pekerja Migran Pulang Tak Bernyawa

ED
Senin, 19 Desember 2022 | 14:55 WIB
Bagikan
Benny Rhamdani : Sekira 1.500 Pekerja Migran Pulang Tak Bernyawa

VISI.NEWS | JAKARTA - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mencatat pada periode 2000-2022, ada ribuan pekerja migran dari Indonesia (PMI) pulang ke Tanah Air, sudah dalam keadaan meninggal.

Jumlahnya sekitar 1.500 orang, ditambah 3.200 orang tenaga kerja ilegal asal Indonesia pulang dalam keadaan menderita sakit hingga depresi. Kemudian, kurang lebih 81.000 orang dideportasi dari negara-negara penempatan.

“Kebanyakan merupakan korban perdagangan orang lantaran mencari kerja di luar negeri secara tidak resmi,” kata Kepala BP2MI, Benny Rhamdani di kawasan Thamrin di Jakarta, Minggu (18/12/2022).

Menurut Benny, kepulangan para pekerja migran tidak resmi ke Tanah Air inilah yang menjadi tanggung jawab BP2MI untuk memberikan perlindungan.

Salah satunya mengembalikan mereka ke keluarga asal masing-masing.

"Padahal jika mereka bekerja ke luar negeri secara resmi ada hak konstitusional yang dilindungi negara melalui Pasal 27 UUD 1945 yang akan memberi perlindungan serta kemudahan fasilitas," lanjut dia saat memperingati Hari Migran Internasional, seperti dikutip dari Antara.

Oleh karena itu, lanjut Benny, lembaga tersebut berkomitmen memerangi perdagangan manusia (human trafficking).

"Kita tidak lepas dari sindikat mafia yang selama ini mengambil keuntungan kotor dari bisnis dengan cara memperdagangkan manusia," kata Benny.

Benny menegaskan, tidak cukup hanya BP2MI yang berperan, tetapi juga butuh bantuan dari semua pihak yang terikat UU Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Peraturan Presiden Nomor 22 Tahun 2021 tentang Pemberantasan TPPO.

Beny menguraikan, BP2MI telah meresmikan tiga fasilitas khusus bagi pekerja migran Indonesia (PMI) di lima bandara di Indonesia, yaitu Ahmad Yani, Juanda, Lombok, Kualanamu dan I Gusti Ngurah Rai di Bali, Rabu (14/12/2022).

Kepala BP2MI meresmikan secara serentak dari Bandara Internasional Juanda di Jawa Timur menyampaikan tiga fasilitas tersebut, yaitu "PMI Lounge", "helpdesk" dan jalur antrean khusus di Imigrasi.

Fasilitas tersebut merupakan wujud penghormatan dan pelayanan negara terhadap para pekerja migran yang merupakan pahlawan devisa negara.

Pada tempat lain, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah di Lombok Timur menyatakan, Hari Migran Internasional yang jatuh pada tanggal 18 Desember merupakan momentum bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) untuk bangkit dari pandemi covid-19.

Ida menuturkan pandemi covid-19 yang terjadi selama hampir tiga tahun telah memengaruhi kondisi pasar kerja global, termasuk bagi para PMI dalam berbagai aspek kehidupan.

Namun, dengan penanganan pandemi yang semakin membaik, seluruh stakeholder yang terlibat dalam proses penempatan diharapkan bangkit dan meningkatkan kualitas perannya supaya masa depan PMI semakin baik dan semakin terlindungi.

Menurut Ida, perbaikan kondisi pasar kerja global dapat dilihat dari semakin banyaknya negara yang membuka penempatan bagi PMI. Saat ini sudah ada sebanyak 77 negara membuka kembali penempatan bagi PMI.

“Pembukaan ini terus mengalami perubahan sesuai dengan aturan protokol kesehatan di negara masing-masing,” kata Ida.

Menaker melanjutkan, perluasan pasar kerja ke luar negeri yang berdampak pada devisa negara bukanlah keberhasilan pemerintah semata, tetapi merupakan keberhasilan bersama antara pemerintah dan para stakeholder, baik kementerian/lembaga terkait maupun swasta.

Dia menyebutkan beberapa pihak itu antara lain BP2MI, pemerintah daerah sampai pemerintah desa, serta Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) yang telah berpartisipasi dan berperan aktif dalam proses penempatan dan pelindungan PMI.

Wakil Ketua DPR, Abdul Muhaimin Iskandar pada kesempatan sama mengingatkan para PMI untuk terus optimistis dan percaya pada pemerintah.

Percaya jika berbagai persoalan migrasi akan dapat terselesaikan oleh negara yang dapat memberi kebaikan bagi semua pihak.@mpa/validnews.id

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.