Bencana Hidrometeorologi Melanda Sumbar, BNPB Berikan Bantuan Darurat
Di Padang Pariaman, Rustian melihat langsung kerusakan infrastruktur, seperti jalan yang terputus akibat tergerus air. Salah satunya adalah ruas jalan Jambak-Lubuk Simantung di Nagari Salibutan Korong Sakayan, Kecamatan Lubuk Alung, yang sepanjang 200 meter putus. Selain itu, beberapa jembatan, sekolah, masjid, dan musala di berbagai kecamatan juga rusak akibat banjir dan longsor.
Sebagai respons terhadap kondisi darurat, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman telah menetapkan status kedaruratan bencana, mengaktifkan pos komando, dan melakukan evakuasi warga. Pihak berwenang setempat juga telah membuka pos pengungsian untuk menampung para korban yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana tersebut.
Rustian juga menyebutkan kemungkinan akan dilakukannya operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk membantu mengatasi cuaca ekstrem yang terus terjadi. “Operasi modifikasi cuaca ini dapat dilakukan jika hujan terus menerus turun di wilayah Sumbar, dengan tujuan untuk memindahkan turunnya hujan ke daerah lain,” jelas Rustian.
Lebih lanjut, ia mengimbau agar pemerintah daerah bersama instansi terkait seperti BPBD, TNI, dan Polri dapat berkoordinasi secara intensif dalam upaya penanggulangan bencana, serta memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran. Setelah meninjau kondisi di Padang Pariaman, Rustian dan Wakil Gubernur Sumbar melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Pesisir Selatan untuk melihat langsung situasi pascabencana dan bertemu dengan warga yang terdampak banjir.
Dengan adanya bantuan darurat dan langkah-langkah penanganan bencana yang cepat, diharapkan warga Sumbar dapat segera pulih dan kembali menjalani aktivitas sehari-hari, meskipun tantangan besar dalam penanganan bencana ini masih harus dihadapi.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!