Belanda Pindahkan Emas dari AS, Ada Apa?
VISI.NEWS — Langkah Bank Sentral Belanda atau De Nederlandsche Bank (DNB) memindahkan sebagian cadangan emas dari Amerika Serikat dan Kanada ke Inggris memicu perhatian di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global.
Bukan karena Belanda mengurangi cadangan emasnya. Justru sebaliknya, DNB menyebut relokasi tersebut sebagai bagian dari strategi memperkuat kesiapan menghadapi krisis dan memastikan emas dapat digunakan atau diperdagangkan dengan lebih cepat jika kondisi darurat terjadi.
Antara Maret hingga Agustus 2026, sekitar 86 ton emas dipindahkan dari Amerika Serikat dan Kanada ke London. Jumlah tersebut merupakan bagian dari sekitar 313 ton cadangan emas Belanda yang sebelumnya tersimpan di dua negara Amerika Utara tersebut.
DNB menegaskan, tujuan utamanya adalah meningkatkan likuiditas dan kemudahan perdagangan cadangan emas, sekaligus membuat persebaran lokasi penyimpanan emas Belanda menjadi lebih seimbang.
“Dengan relokasi ini, kami telah meningkatkan kemampuan transaksi cadangan emas kami. Kami berharap tidak perlu menggunakannya, namun kami perlu memperkuat ketahanan dan kesiapan kami,” ujar Gubernur DNB Olaf Sleijpen.
Bukan Menjual Emas, tetapi Mengubah Lokasinya
Belanda memiliki cadangan emas sekitar 612,4 ton. Menurut DNB, nilainya mencapai sekitar 72,2 miliar euro pada akhir 2025 atau sekitar US$83,8 miliar. Cadangan tersebut merupakan bagian dari cadangan devisa resmi Belanda.
Sebelum relokasi, emas Belanda tersebar di empat lokasi utama. Pusat Kas DNB di Zeist menyimpan 30,8 persen, New York 31,3 persen, Ottawa 19,7 persen, dan London 18,1 persen.
Setelah relokasi, komposisinya berubah cukup signifikan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!