Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Bawa Uang Palsu, Pria di Bekasi Ditangkap Usai Gagal Menipu Penukaran Uang

Desi Rossilawati
Selasa, 25 Maret 2025 | 15:00 WIB
Bagikan
Bawa Uang Palsu, Pria di Bekasi Ditangkap Usai Gagal Menipu Penukaran Uang
VISI.NEWS | BEKASI - Seorang pria bernamaFauzi diamankan warga di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, setelah mencoba melakukan aksi penipuan dengan modus tukar uang baru. Peristiwa ini sempat terekam dalam video amatir yang kemudian viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat warga menginterogasi Fauzi karena ketahuan berbohong soal transaksi yang belum dilakukan. Kapolres Metro Bekasi, Kombes Mustofa, mengonfirmasi kejadian ini yang berlangsung di Jalan Raya Teuku Umar pada Minggu (23/3/2025). Fauzi diketahui datang ke tempat penukaran uang dengan niat menukar Rp 7 juta. "(Pelaku) si Fauzi ini pertama itu mencoba menukarkan uang. Dia ngomong mau nukar uang Rp 7 juta di tempat penukaran uang," ujar Mustofa, Selasa (25/3/2025). Namun, alih-alih membayar secara langsung, ia berpura-pura melakukan transfer melalui e-banking dan mengklaim transaksi telah berhasil. "Lalu dia ngomong ke penukaran uang itu 'nanti saya transfer ya'. Si Fauzi ini seolah-polah transfer dengan e-banking 'udah masuk ini ya," terangnya. Saat korban tengah memeriksa aplikasi perbankannya, Fauzi mencoba melarikan diri tetapi berhasil ditangkap warga dan sempat menjadi sasaran amukan massa. "Di saat bersamaan ada anggota melintas, kemudian pelaku ini kami amankan," jelasnya. Saat diamankan polisi, Fauzi kedapatan membawa uang palsu sebanyak 81 lembar pecahan Rp 100.000. Polisi kemudian melakukan penggeledahan di tempat tinggalnya dan menemukan berbagai alat untuk mencetak uang palsu, seperti printer, tinta, dan gunting. Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kemungkinan peredaran uang palsu yang dilakukan oleh Fauzi menjelang Lebaran. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.