Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Batalkan ART atau Indonesia Terkunci dalam Perang Dagang?

ED
Selasa, 24 Februari 2026 | 06:54 WIB
Bagikan
Batalkan ART atau Indonesia Terkunci dalam Perang Dagang?

Beberapa negara lain disebut memilih pendekatan hati-hati dengan menunggu perkembangan kebijakan tarif Amerika sebelum menyepakati komitmen jangka panjang. Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk kehati-hatian strategis dalam situasi geopolitik yang fluktuatif.

Ujian Kepemimpinan dan Arah Ekonomi Nasional

Perdebatan ART bukan semata soal angka tarif. Ini menyangkut arah ekonomi Indonesia dalam peta global. Apakah Indonesia akan mempertahankan keseimbangan hubungan internasional, atau masuk dalam orbit ekonomi yang lebih eksklusif?

“Bangsa yang kuat menentukan syaratnya sendiri, bukan sekadar menerima syarat pihak lain,” ujar Bima dalam penutup diskusi. Ia menekankan bahwa keterbukaan informasi menjadi kunci agar publik dapat menilai secara objektif.

Kini sorotan tertuju pada pemerintah dan DPR. Keputusan yang diambil dalam beberapa pekan ke depan akan menentukan arah kebijakan ekonomi jangka panjang. Transparansi, akuntabilitas, dan kepentingan rakyat menjadi parameter utama.

Waktu terus berjalan. Jika evaluasi dilakukan dengan matang, Indonesia dapat memperkuat posisi tawarnya. Namun jika langkah tergesa-gesa berlanjut tanpa koreksi, risiko ekonomi dan politik bisa menjadi konsekuensi yang panjang. Sejarah akan mencatat pilihan yang diambil hari ini — apakah memperkokoh kedaulatan atau justru mempersempit ruang gerak bangsa sendiri.

@uli

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.